Kesehatan

Bupati Fauzan Khalid Sambut Gembira Rencana Dirikan Asproksi di Lombok Barat

Kalau sudah terbentuk di NTB nantinya Asproksi bisa menggelar Rakernas di Lombok Barat sekalian bisa berlibur dan bisa menjadi conoh bagaimana penerapan protokol Covid-19 kepada masyarakat.

GIRI MENANG, difanews.com — Bupati H Fauzan Khalid menyambut antusias rencana pendirian Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional (Asproksi) di Lombok Barat. Nusa Tenggara Barat.

“Kalau sudah terbentuk di NTB nantinya Asproksi bisa menggelar Rakernas di Lombok Barat sekalian bisa berlibur dan bisa menjadi conoh bagaimana penerapan protokol Covid-19 kepada masyarakat,” kata Fauzan, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Hj. Ni Made Ambaryati di Ruang Kerja Bupati Lombok Barat (Lobar).

Rencana pendirian Asproksi di NTB diungkapkan langsung Sekjen Dr Fazhra Fawwaz dalam kunjungan ke Lombok Barat,  Senin (14/6), bersama antara lain Merryani Girsang, S.Si., MSc Biomed,  Wakil Ketua Umum Asproksi.

Suasana pertemuan antara Asproksi dan Bupati Lombok Barat, Senin (14/6).

“Kami ingin mendirikan organisasi Asproksi di NTB. Tentunya dengan adanya dukungan Pak Bupati kami akan merasa lebih tenang dalam melangkah,” ujar Fazhra dalam sambutannya.

Selain pendirian Asproksi di kawasan NTB, Asproksi juga berencana mendirikan Klinik Aku Sehat untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat setempat, termasuk pengadaan alat kesehatan dan tes-tes Covid-19.

Asproksi sendiri adalah organisasi yang diisi para dokter, perawat, pengusaha alat kesehatan, distributor, dan produsen kesehatan di seluruh Indonesia.

“NTB ini mesti kami dampingi dan kami dukung terlebih lagi saat wabah Covid-19 ini dan ini menjadi keharusan untuk kita bersama memeranginya,” tambah Merryani.

#lombokbaratmantapkolaboratifdaninovatif
#sopoqangenmembangunlombokbarat

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker