Sepakbola Indonesia

Debut 2 Pemain Baru Persib Dianggap Kurang Maksimal

JAKARTA, DIFANEWS.com — Debut dua pemain asing baru Persib Bandung, Artur Gevorkyan dan Rene Mihelic di Shopee Liga 1 2019, bisa disebut lumayan mengesankan. Diturunkan sejak awal pertandingan, keduanya membawa Persib merebut tiga poin atas Persipura Jayapura, Sabtu (18/5), di Si Jalak Harupat, Bandung.

Artur bahkan mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 timnya ini. Sementara Rene Mihelic menjaga kestabilan lini tengah Maung Bandung yang bermain menyerang di kandang sendiri.

Namun, di balik itu, pelatih Persib Robert Alberts menilai Artur dan Rene masih butuh beradaptasi dengan gaya permainan sepakbola Indonesia. Keduanya masih dianggap kurang cepat dengan ritme permainan tim-tim Indonesia yang mengandalkan sprint-sprint pendek.

“Saya pikir pemain asing masih harus meningkatkan rasa nyamannya terhadap liga Indonesia, karena kecepatan mereka belum secepat ritme sepakbola Indonesia. Karena liga Indonesia adalah kompetisi dengan karakter pemain yang cepat,” papar Robert.

Kendati demikian, Artur dinilai punya visi bermain yang cukup baik. Ia bermain dengan kesatuan tim, kolektivitas, dan saling mengerti hingga beberapa kali pria asal Turkmenistan itu mampu mengancam gawang lawan di kotak penalti.

“Tapi pemain mulai menunjukan mereka bisa menyatu dengan tim terutama Artur karena bisa lebih banyak bergerak menuju kotak penalti. Saya sangat senang dengan proses dia mencetak gol,” kata pelatih asal Belanda itu.

Sementara Rene masih banyak kehilangan bola. Pemain asal Slovenia tersebut butuh banyak menyesuaikan diri dan berkembang di pertandingan selanjutnya.

“Untuk Rene ia beberapa kali kehilangan bola dengan mudah sebab tidak menyangka permainan di Indonesia secepat itu. Tapi ia mencoba untuk bisa beradaptasi dengan pertandingan jadi saya rasa penampilan mereka cukup baik hari ini,” tandasnya.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker