Sepakbola EropaSports

Manchester United Siap Lepas Van de Beek Senilai 20 Juta Poundsterling

LIVERPOOL, difanews.com — Pemain gelandang asal Belanda, Donny van de Beek, dikabarkan Daily Star kepincut untuk bergabung secara permanen di Everton setelah ia dipinjamkan Manchester United pada Januari 2022. Masa pinjaman akan berakhir di pengujung musim 2022.

Sejak gabung dengan Everton, Van de Beek baru dua kali dimainkan, namun ia sepertinya merasa kerasan dengan atmosfer klub.

Van de Beek, menurut Daily Star, akan coba minta bertahan di Tofees jika Frank Lampard mampu mempertahankan Everton tetap di Premier League.

Manchester United membeli Van de Beek dari Ajak sebesaro 40 juta poundsterling atau tak kurang dari Rp780,466 miliar dari Ajax Amsterdam. Musim lalu, MU memainkan Van de Beek 27 kali dengan 2 gol. Setelah hanya 4 kali memasukkannya sebagai starter, MU sepertinya rela kehilangan 50 persen kerugian untuk menjual Van de Beek.

MU bersedia menerima mahar hanya 20 juta poundsterling (Rp390,291 miliar) untuk melepas Van de Beek dan Everton kemungkinan mau menjadikannya sebagai pemain permanen jika penampilannya mengesankan.

Van de Beek masuk sebagai starter Everton ketika mereka menang 3-0 atas Leeds. Saat itu Van de Beek sepertinya sangat menikmati atmosfer Merseyside.

Van de Beek sempat masuk nominee Ballon d’Or pada 2019 ketika ia mencetak 17 gol bagi Ajax dan membawa tim ke semifinal Liga Champions. Namanya melambung dan dinggap sebagai salah satu pemain terbaik di Eropa.

Karena itu, jika Everton terarik mendapatkan tanda tangan Van de Beek dengan mahar 20 juta pound, Everton mestinya tak perlu berpikir panjang.

Van de Beek akan berusia 25 pada April (kelahiran 18 April 1997). Artinya, ia belum mencapai masa kedewasaannya. Tahun-tahun terbaiknya masih berada di depan. Boleh jadi pada 2024 Van de Beek baru bisa memperlihatkan kualitas yang sebenarnya.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker