Sports

Maria Lawalata Terlilit Utang Rp150 Juta, Hifni Hasan Minta Presiden Turun Tangan

Maria yang memiliki sekolah sepakbola (SSB) Big Stars juga bekerja sama dengan pihak lain. Namun, putusnya kerja sama itu membuat Maria kesulitan mengembalikan dana pinjaman.

JAKARTA, DIFANEWS.com – Sudah sebulan lebih Maria Lawalata, mantan Ratu Maraton Indonesia, ditahan pihak berwajib di Polres Jakarta Utara.

Peraih medali emas penentu kemenangan Indonesia di SEA Games Manila 1991 ini ditahan sejak 8 Juni 2020 karena terlilit utang dengan salah seorang Pamen Polri.

“Harusnya masalah kasus utang piutang inibisa diselesaikan dengan kekeluargaan, apalagi suaminya yang juga pensiunan Polri menyatakan siap menyelesaikannya,” kata mantan Plt Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Hifni Hasan, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (24/7).

Suami Maria, AKBP (purn) Sunyoto sudah melaporkan kasus ini kepada kantor Kemenpora pada 22 Juni 2020. Kemenpora, melalui Sesmenpora juga sudah melayangkan surat permohonan pertimbangan hukum dengan komitmen dari tersangka untuk melunasi utang tersebut. Tapi, surat itu tak digubris pihak Polres Jakut.

“Saya minta Presiden Jokowi turun tangan menyelesaikan kasus ini karena surat permohonan dari Kemenpora saja tidak diindahkan. Harusnya kasus ini tidak perlu dipaksakan apalagi pihak suaminya sudah menyatakan kesanggupan untuk melunasinya,” tegas Hifni.

Utang piutang terjadi karena Maria meminjam uang kepada seorang Pamen Polri untuk menggelar event olahraga yang memadukan antara sepakbola dan atletik.

Maria yang memiliki sekolah sepakbola (SSB) Big Stars juga bekerja sama dengan pihak lain. Namun, putusnya kerja sama itu membuat Maria kesulitan mengembalikan dana pinjaman.

Menurut Sunyoto, suami Maria, pihaknya kini tengah berupaya menjual rumah tinggal mereka untuk melunasi utang, namun belum ada pembeli.

“Yang pasti, saya siap bertanggung jawab untuk melunasi dan anak-anak saya juga sudah menyanggupi akan mencicil utang itu sebelum rumah terjual,” kata Sunyoto yang juga mantan atlet marathon nasional yang mengabdikan hidupnya untuk melatih atletik bersama istrinya di Lapangan Banteng Jakarta Pusat.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker