Life Style

Bezos Siap Donasikan Separuh Hartanya Senilai Rp517 Triliun untuk Amal

‘Giving Pledge’ telah ditandatangani oleh 204 orang kaya dari 23 negara dari berbagai bidang.

JAKARTA, DIFANEWS.com — MacKenzie Bezos, mantan istri CEO Amazon Jeff Bezos, siap menyumbangkan setengah dari kekayaannya untuk amal.

Dilansir Reuters, Selasa (28/5), jumlah kekayaan Bezoz setelah bercerai mencapai 36 miliar dolar AS atau sekitar Rp517 triliun. Mantan istri orang terkaya di dunia ini merupakan satu dari 19 orang yang bergabung dalam ‘Giving Pledge’, sebuah kampanye yang diumumkan oleh Warren Buffet dan Bill Gates.

Gerakan tersebut mendorong orang-orang supertajir dunia untuk mendonasikan lebih dari setengah kekayaan dalam seumur hidup mereka atau melalui wasiat. “Pendekatan saya untuk filantropi akan terus bijaksana. Hal tersebut akan membutuh waktu, upaya, dan perhatian,” katanya, dikutip Kompas.com dari Reuters.

Bezos saat ini menjadi perempuan terkaya ketiga di dunia versi Majalan Forbes. Dia mengakuisisi 4 persen saham di Amazon senilai 36 miliar dolar AS. Setelah bercerai pada April lalu, Jeff Bezos diperkirakan akan memiliki kekayaan hingga 131 miliar atau Rp 1.800 triliun pada tahun ini.

‘Giving Pledge’ telah ditandatangani oleh 204 orang kaya dari 23 negara dari berbagai bidang, termasuk keuangan, teknologi, perawatan kesehatan dan pengembangan real estate. Namun banyak orang kaya yang masuk dalam majalah Forbes tidak menandatangani kampanye tersebut, termasuk Jeff Bezos.

Sementara itu, 10 besar miliarder dunia yang bergabung dengan ‘Giving Pledge’ adalah pemimpin LVHM Bernard Arnault, tokoh telekomunikasi Meksiko Carlos Slim, taipan ritel fasyen Eropa Amancio Ortega, dan co-founder Google dan CEO Alphabet Larry Page.

Mereka yang tanda tangan berkomitmen secara moral untuk memberi. Tidak ada kontrak hukum dalam kampanye itu.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker