Sepakbola Eropa

Paolo Rossi, Sang Pahlawan Sepakbola Italia, Pergi untuk Selamanya

Jakarta, difanews.com — Paolo Rossi, pahlawan sepakbola Italia yang menginspirasi tim nasionalnya merebut Piala Dunia 1982, meninggal dunia dalam usia 64, sebagaimana dikabarkan mediua-media Italia, Kamis (10/12/2020).

Pablito, julukannya, adalah bintang yang sempat kena sanksi karena skandar suap sepakbola dan kemudian kembali bermain, membawa Italia jadi juara Piala Dunia dan gelar Ballon D’Or pada tahun yang sama.

Pengumuman meninggalnya Rossi disampaikan Federica Cappelletti, sang istri, melalui akun Instagram. Federica memasang foto dirinya bersama sang suami dengan teks ‘Selamanya’ diikuti dengan simbol hati. ‘Takkan ada lagi yang sepertimu, unik, istimewa, setelahmu benar-benar takkan ada lagi…’

Selain di Instagram, Federica juga memosting kabar yang sama di Facebook, dikutip NDTV Sports.

Kepergian Rossi terjadi dua pekan setelah kematian pemain legendaris Argentina, Diego Maradona, pemenang Piala Dunia 1986.

Rossi ditangkap polisi karena skandal suap sepakbola dan dihukum 3 tahun pada 1980. Setelah bersusah payah menyatakan dirinya tak bersalah, ia akhirnya diizinkan bermain kembali.

Pemain sayap yang bertubuh kecil dan lincah dan kemudian beralih menjadi penyerang tengah ini memiliki kemampuan luar biasa untuk berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat.

Nama Rossi menjulang ketika mencetak hattrick dalam pertandingan melawan Brasil.

Di pertandingan semifinal, Rossi mencetak dua gol untuk mengalahkan Polandia 2-0. Pada pertandingan final, Rossi mencetak gol pertama Italia sebelum mengalahkan Jerman 3-1.

Rossi pun menjadi top skor Piala Dunia dengan 6 gol.

Sebelum berlaga di Piala Dunia 1982 di Spanyol, Rossi juga tampil di Piala Dunia Argentina 1978.

Secara keseluruhan bersama  Timnas Italia, Rossi mencetak 20 gol dalam 48 kali tampil dan terpilih menjadi European Footballer of the Year 1982.

Lahir di Prato, Tuscany, Rossi melakoni debut pronya di Juventus pada 1973. Ia juga bermain di Vicenza, Perugia, dan AC Milan, sebelum mundur sebagai pemain Verona pada 1987.

Bersama Juventus, Rossi merebut dua gelar Serie A, Coppa Italia, Cup Winners’s Cup, dan European Cup.

Rossi meninggalkan seorang istri dan tiga anak.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker