Sports

Si Ganteng Ryan Garcia Ngebet Tarung Lawan Manny Pacquiao

Jakarta, difanews.com – Ryan  Garcia kini jadi salah satu petinju paling tenar di media sosial. Ganteng dan pandai mencari sensasi dan tebar pesona.

Menjelang pertarungan dengan Luke Campbell yang dianggap jadi lawan terberatnya, ia bahkan blak-blakan sudah bicara ingin melakukan sapu bersih kelas ringan.

Yakin bisa mengalahkan Campbell, Sabtu (2/1) waktu setempat, tak tanggung-tanggung Kingry, julukannya, sudah menyebut nama Gervonta Davis (24-0-0, 23  KO) sebagai lawan yang ingin ia hadapi di tengah tahun pertama 2021.

Davis adalah juara kelas ringan [61,2kg] WBA regular, level kedua di bawah WBA super yang disandang Teofimo Lopez.

“Setelah mengalahkan Luke Campbell, saya pastikan ingin bertarung dengan Tank Davis,” ujar Garcia kepada BoxingScene.com. “Gervonta [‘Tank’] Davis masuk daftar saya.”

Lebih lanjut, Garcia mengatakan, Devin Haney [juara kelas ringan WBC] bisa bertarung  dengan Teofimo Lopez [juara WBA super, IBF, WBO]. “Setelah itu saya siap lawan pemenangnya,” tegas Garcia.

Artinya, Garcia yakin akan menang atas Campbell, lalu menang atas Davis, dan kemudian berjumpa pemenang Lopez-Haney.

Itu belum seberapa. Setelah menang atas Tank Davis dan sebelum jumpa pemenang Lopez-Haney, “mungkin saya bisa mewujudkan duél impian saya melawan Manny Pacquiao.”

Pacquiao adalah juara kelas welter [66,7kg] WBA super. Kelas ini berada dua tingkat di atas kelas ringan sebab masih ada kelas ringan super atau welter ringan [63,5kg].

Garcia (20-0-0, 17 KO) masih berusia 10 tahun dan baru coba-coba bertarung di amatir ketika Pacquiao  (62-7-2, 39 KO) memaksa Oscar De La Hoya yang kini jadi promotor Garcia, mundur setelah babak belur dalam pertarungan yang dihentikan di ronde 8 pada Desember 2008.

Garcia nampaknya justru ingin membalas kekalahan De La Hoya. Ketika itu, Pacquiao juga naik due kelas untuk menantang De La Hoya dan menang.

Garcia mungkin yakin bisa membalas kekalahan promotornya karena perbedaan usia yang begitu jauh. Pacquiao kini 42 tahun, sementara Garcia baru 22 tahun. Sebaliknya, ketika menantang De La Hoya, usia Pacquiao 30 tahun dan De La Hoya 35 tahun. Artinya, cuma terpaut 5 tahun.

Image

“Manny Pacquiao salah satu idola saya,” kata Garcia. “Ia adalah seseorang yang saya hormati dan merupakan salah satu legenda tersisa di olahraga ini. Suatu kehormatan bisa membawanya ke ring, mungkin kami bisa melakukannya di kelas 140 [welter ringan] atau bahkan 147 [welter] jika saya harus naik (sejauh itu) untuk bertarung dengannya.”

“Setelah itu, baru saya bertemu pemenang Haney-Lopez untuk mendapatkan status undisputed kelas ringan.”

Tapi, mari kita tunggu apakah Garcia benar-benar bisa melewati Campbell (20-3-0, 16 KO) atau tidak. Campbell adalah peraih emas Olimpiade London 2012 dan dua kali menantang juara dunia.

Duél Garcia-Campbell digelar di Airlines Center, Dallas, Texas.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker