AI News

Arlan dan Kepala BNN Prabumulih Perkuat Sinergi Cegah Peredaran Narkoba

PRABUMULIH, DIFANEWS – Wali Kota Prabumulih H. Arlan menerima audiensi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih yang baru, Achmad Junaidi, S.Psi., di Prabumulih, Kamis (8/10/2026).

Audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Prabumulih dan BNN dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Dalam pertemuan tersebut, Achmad Junaidi didampingi Kasubbag Umum BNN Kota Prabumulih Decky Artandi, S.E., Katim Pemberantasan Aiptu Gamal Al Rasyid, Katim Rehabilitasi Serliyani, S.Kep., Katim Pencegahan Yulia Puspita Sari, S.H., M.Si., serta Katim Dayamas Hendri Kurniawan, S.Kep.

Wali Kota Prabumulih H. Arlan menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kepala BNN yang baru di Kota Prabumulih, yang dikenal dengan sebutan Bumi Seinggok Sepemunyian.

“Atas nama Pemerintah Kota Prabumulih, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas audiensi hari ini. Selamat bertugas di Bumi Seinggok Sepemunyian,” ujar Arlan.

Menurutnya, persoalan narkoba merupakan musuh bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Sebagai kota yang terus berkembang dengan aktivitas sektor energi dan industri yang tinggi, Prabumulih perlu memperkuat kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Arlan menyambut baik kehadiran Achmad Junaidi sebagai Kepala BNN Kota Prabumulih yang baru. Ia berharap kepemimpinan tersebut dapat semakin memperkuat koordinasi dan kerja sama antara BNN dengan pemerintah daerah.

“Saya yakin dengan pengalaman Bapak, sinergi antara BNN dan Pemerintah Kota Prabumulih akan semakin kuat,” katanya.

Ia menegaskan, Pemkot Prabumulih berkomitmen mendukung pelaksanaan program P4GN, yakni Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.

Sebagai bentuk dukungan, Arlan menyebutkan bahwa dirinya telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, hingga perangkat di tingkat RT/RW untuk mendukung program-program BNN.

Menurutnya, upaya pencegahan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui sosialisasi dan edukasi, khususnya di lingkungan sekolah dan masyarakat. Selain itu, perhatian terhadap rehabilitasi bagi mereka yang telah menjadi korban penyalahgunaan narkoba juga perlu diperkuat.

“Mari kita perkuat kolaborasi, mulai dari sosialisasi di sekolah-sekolah, di lingkungan masyarakat, hingga upaya rehabilitasi bagi anak-anak kita yang terlanjur menjadi korban,” tegasnya.

Melalui audiensi ini, diharapkan kolaborasi antara Pemkot Prabumulih dan BNN semakin solid sehingga upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba dapat berjalan lebih optimal. (ril)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen + ten =

Back to top button