AI News

81 Personel Turun Tangan! Polres Prabumulih dan BNN Gerebek Dua Lokasi, 7 Orang Diamankan

PRABUMULIH, DIFANEWS – Perang terhadap narkoba bukan sekadar menangkap pelaku, tetapi juga menyelamatkan masyarakat dari ancaman ketergantungan dan dampak buruk yang dapat merusak masa depan keluarga serta generasi muda.

Semangat tersebut ditunjukkan Polres Prabumulih bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui operasi gabungan di dua lokasi yang diduga menjadi titik penyalahgunaan narkoba di Kota Prabumulih, Jumat malam (17/10/2026).

Dua lokasi yang menjadi sasaran operasi berada di Jalan Bukit Selero, Kelurahan Muara Dua, dan Jalan Mayor Iskandar, Kelurahan Mangga Besar (Mabes), Kota Prabumulih.

Operasi tersebut dipimpin langsung Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto SIK MH MTrMill bersama Kepala BNN Achmad Junaidi SPsi. Sedikitnya 81 personel gabungan dari Polres Prabumulih dan BNN dikerahkan untuk menyisir kedua lokasi tersebut.

Hasilnya, petugas mengamankan tujuh orang yang diduga sebagai pengguna narkoba, terdiri dari empat laki-laki dan tiga perempuan. Sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika turut disita.

Barang bukti tersebut di antaranya perangkat alat isap sabu, sekop, plastik klip bening, serta sejumlah barang lainnya.

Kapolres: Perang Narkoba Butuh Sinergi

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto mengatakan, operasi gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Prabumulih.

“Penggerebekan ini merupakan salah satu upaya perang terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba, khususnya di wilayah hukum Polres Prabumulih, melalui kolaborasi bersama BNN,” ujar Gunarto.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan BNN menjadi langkah penting untuk memperkuat penanganan persoalan narkoba, baik melalui penegakan hukum maupun upaya pencegahan di tengah masyarakat.

Tujuh orang yang diamankan akan menjalani penanganan lebih lanjut bersama BNN. Adapun kemungkinan rehabilitasi akan ditentukan berdasarkan hasil asesmen dan ketentuan yang berlaku.

Ka BNN: Pengguna Perlu Penanganan Tepat

Kepala BNN Achmad Junaidi SPsi turut terlibat langsung dalam operasi gabungan tersebut. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menangani persoalan penyalahgunaan narkoba di Kota Prabumulih.

Dalam penanganan persoalan narkoba, pendekatan yang tepat diperlukan agar upaya pemberantasan berjalan seiring dengan pencegahan dan pemulihan. Pengguna yang membutuhkan rehabilitasi perlu mendapatkan penanganan sesuai hasil asesmen, sementara dugaan tindak pidana tetap diproses berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi mereka yang mengalami ketergantungan untuk pulih dan kembali menjalani kehidupan secara produktif, tanpa mengesampingkan upaya memutus mata rantai peredaran narkotika.

Selamatkan Generasi, Perkuat Kepedulian Masyarakat

Polres Prabumulih bersama BNN menegaskan pentingnya sinergi dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Bumi Seinggok Sepemunyian.

Upaya ini tidak hanya membutuhkan peran aparat, tetapi juga dukungan masyarakat dan keluarga. Kepedulian lingkungan, edukasi sejak dini, serta keberanian melaporkan dugaan peredaran narkoba menjadi bagian penting dalam mencegah semakin luasnya persoalan tersebut.

Sebab, perang melawan narkoba bukan hanya tentang penindakan, melainkan juga tentang melindungi generasi muda, menjaga keutuhan keluarga, dan membuka jalan pemulihan bagi mereka yang membutuhkan pertolongan.

Dengan sinergi yang terus diperkuat, diharapkan Prabumulih dapat menjadi lingkungan yang semakin aman, sehat, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 + 20 =

Back to top button