DIFANEWS.COM — Petinju muda berbakat, Moses Itauma, langsung menatap masa depan dan mempersiapkan jadwal kembalinya ke atas ring usai menelan kekalahan dari Filip Hrgovic.
Bintang berusia 21 tahun tersebut melangkah ke level dunia untuk kali pertama pada Agustus lalu ketika bersua petinju Kroasia, Hargovic, yang sepanjang kariernya baru menderita satu kekalahan.
Meski Itauma mengawali laga dengan sangat baik dan unggul di ronde-ronde awal, ia terlalu cepat menguras tenaganya. Memasuki ronde kesembilan, stamina Itauma benar-benar habis.
Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan jeli oleh Hrgovic. Setelah berhasil bertahan dari gempuran awal Itauma, Hrgovic mengambil alih kendali dan menghentikan perlawanan sang prospek muda untuk merebut sabuk juara dunia kelas berat IBF.
Rencana Promotor dan Target Balas Dendam di 2027
Berbicara kepada BoxNation, promotor Frank Warren membeberkan rencana bagi Itauma dalam beberapa bulan ke depan.
“Dia masih sangat muda dan memiliki mentalitas yang luar biasa. Seperti yang saya katakan, kami akan bertemu akhir pekan depan untuk menggelar evaluasi, dan dia akan bertarung sangat awal di tahun baru—semoga pada bulan Januari. Dia siap menebus di tahun 2027 atas apa yang menurutnya gagal ia capai pada 2026,” ujar Warren.
“Di sisi lain, Hrgovic melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa malam itu. Moses tentu menginginkan ajang balas dendam, dan kita lihat saja apakah itu bisa terwujud tahun depan. Namun untuk saat ini, Moses harus kembali ke atas ring, menunjukkan kualitas sebenarnya, serta membuktikan pelajaran yang berhasil ia petik dari pertarungan tersebut,” tambahnya.
Pengalaman Berharga dan Potensi Besar Itauma
Sebelum duel tersebut, Itauma belum pernah bertarung melebihi enam ronde dan memiliki latar belakang karier amatir yang terbilang minim. Laga melawan Hrgovic menjadi pelajaran berharga baginya dalam mengelola ritme dan stamina di level tertinggi.
Meskipun kalah, Itauma tetap menunjukkan kecepatan tangan serta daya ledak pukulan yang menjadi ciri khasnya. Masa depannya di divisi kelas berat dinilai tetap sangat cerah.
Bahkan, Hrgovic sendiri menyatakan bahwa jika Itauma mampu bangkit dari dampak psikologis kekalahan ini, sang petinju muda itu memiliki potensi besar untuk mendominasi dan menguasai kelas berat selama bertahun-tahun ke depan.***



