Keluhan Warga Langsung Ditindaklanjuti, Cak Arlan Kerahkan Alat Berat

PRABUMULIH, DIFANEWS – Keluhan warga terkait banjir yang kerap melanda kawasan Sungai Talang Manyang, RT 5 RW 3, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, langsung mendapat respons dari Wali Kota Prabumulih H. Arlan.
Tak ingin persoalan tersebut berlarut-larut, Cak Arlan langsung menerjunkan alat berat untuk melakukan normalisasi Sungai Talang Manyang, Selasa (3/11/2026).
Langkah cepat ini dilakukan sebagai upaya memperlancar aliran air, mengatasi potensi penyumbatan, sekaligus mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi keresahan masyarakat setempat.
Pasalnya, kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu titik rawan banjir. Setiap kali hujan deras mengguyur, air kerap meluap hingga memasuki permukiman warga. Bahkan, ketinggian air bisa mencapai satu meter.
Akibatnya, sejumlah rumah warga terendam. Tidak hanya perabotan rumah tangga dan barang elektronik, kendaraan seperti sepeda motor hingga mobil juga tak luput dari genangan air.
Kondisi ini tentu menimbulkan kerugian material sekaligus membuat warga dihantui kekhawatiran setiap kali hujan deras turun. Terlebih, saat ini sudah memasuki musim penghujan sehingga penanganan saluran air menjadi kebutuhan mendesak.
Camat Prabumulih Timur, Reki Saputra, SH, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Prabumulih atas respons cepat terhadap keluhan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Prabumulih H. Arlan yang telah merespons dengan cepat permintaan masyarakat untuk melakukan normalisasi Sungai Talang Manyang. Kami berharap melalui kegiatan ini aliran sungai menjadi lebih lancar sehingga dapat mengurangi risiko banjir dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi warga,” ungkap Reki.
Apresiasi juga disampaikan Ketua RT 5 RW 3 Kelurahan Muara Dua. Menurutnya, banjir yang selama ini terjadi di lingkungan tersebut cukup parah, dengan ketinggian air mencapai satu meter hingga merendam rumah dan berbagai barang berharga milik warga.
“Selama ini kalau banjir datang, ketinggian air bisa mencapai satu meter. Akibatnya, banyak perabotan rumah tangga dan barang elektronik warga terendam, bahkan kendaraan seperti sepeda motor dan mobil juga tidak luput dari genangan air. Kondisi ini tentu sangat merugikan dan membuat masyarakat khawatir setiap kali hujan deras turun,” ujarnya.
Ia mengatakan, normalisasi sungai sangat dinantikan masyarakat, terlebih saat ini musim penghujan telah tiba. Warga khawatir banjir serupa kembali terjadi apabila tidak segera dilakukan penanganan.
“Kami sangat khawatir jika hujan deras kembali turun, banjir seperti sebelumnya akan terjadi lagi. Karena itu, kami berharap normalisasi sungai ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi risiko banjir di lingkungan kami,” tambahnya.
Ketua RT tersebut juga mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan tindakan cepat pemerintah kota yang langsung menerjunkan alat berat setelah menerima permintaan warga.
“Belum lama warga menyampaikan permintaan, pemerintah langsung merespons dengan menerjunkan alat berat. Ini merupakan perhatian nyata yang sangat dirasakan masyarakat. Semoga kegiatan normalisasi ini berjalan lancar dan warga kami bisa lebih tenang menghadapi musim penghujan,” tuturnya.
Masyarakat berharap normalisasi Sungai Talang Manyang dapat memberikan dampak positif dan manfaat jangka panjang, sehingga ancaman banjir yang selama ini menghantui warga bisa diminimalisasi.
Respons cepat tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kota Prabumulih terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Warga pun berharap penanganan serupa terus dilakukan terhadap titik-titik rawan banjir lainnya demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.



