News

Mengenal Spesies Kodok Dan Manfaat nya !!!

Sukabumi, Difanews.com | Siapa yang tak kenal dengan hewan yang satu ini hobi nya meloncat dan hidup baik diair maupun didarat, Yup betul sekali hewan yang Mimin maksud yaitu kodok atau dikenal juga dengan sebutan Katak, Amfibi, Bangkong dan masih banyak sebutan lain nya.

Kodok ini memiliki berbagai macam jenis nya dari yang bisa dikonsumsi ataupun yang tidak bisa dikonsumsi (Memiliki racun), Dan pada salah satu instansi pemerintahan juga memakai simbol kodok atau katak sebagai bentuk pengapresiasian diri dalam tugas.

Diwilayah Indonesia memiliki keanekaragaman amfibi yang sangat banyak, Tersebar disetiap daerah dari pulau Sumatra hingga ujung Indonesia bagian timur sudah dapat dipastikan memiliki hewan ini., Adapun jenis kodok yang sangat populer di wilayah Indonesia sebagai berikut :

– Kodok Merah atau dikenal dalam bahasa latin (Leptophryne cruentata) mempunyai warna merah tua dan kecokelatan dengan bercak hitam, Jenis ini biasanya berukuran kecil, banyak dijumpai di Jawa Barat (terutama di Gunung Gede Pangrango dan Halimun Salak) Namun sangat disayangkan  terancam kritis ( Critically Endangered) karena sangat sensitif terhadap pencemaran air.

– Kodok Puru Asia dikenal dalam bahasa latin (Duttaphrynus melanostictus) kodok ini biasanya memiliki tubuh besar membulat, kulit bertotol agak kasar, Jenis kodok ini tidak dapat dikonsumsi karena memiliki kelenjar racun di belakang kepala yang berbahaya jika dimakan dapat ditemukan ditempat umum di pekarangan rumah, kebun, hingga sawah.

– Kodok Sawah dikenal dalam bahasa latin (Fejervarya limnocharis) memiliki ukuran kecil hingga sedang (maksimal sekitar 5 cm), berwarna cokelat dengan garis-garis halus, Kodok ini berfungsi sebagai pemakan serangga dan hama alami di area persawahan.

– Kodok Bertaring dikenal dalam bahasa latin (Limnonectes spp.) Tubuhnya ada tonjolan mirip taring pada bagian rahang bawah, Indonesia merupakan rumah bagi puluhan jenis kodok raksasa dari genus ini didaerah di Sulawesi dan Sumatra, Diperkirakan berat nya bisa mencapai kiloangram.

-Kodok Suasper  Dikenal dalam bahasa latin (Pseudobufo subasper) Kodok memiliki ukuran besar, semi-akuatik, berkulit kutil, dan cenderung jinak., Biasanya hidup di sekitar rawa gambut banyak terdapat di hutan Sumatra serta Kalimantan.

Kodok memiliki peranan penting didalam  ekosistem selain menjadi Indikator Kualitas Lingkungan karena kodok dapat mendeteksi pencemaran air juga sebagai pengendali Hama Membantu menekan populasi serangga, nyamuk, dan hama pertanian secara alami.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × one =

Back to top button