AI News

PPMS Resmi Dikukuhkan di Prabumulih, Ardianto Dipercaya Jadi Ketua Umum

PRABUMULIH, DIFANEWS – Perkumpulan Pekerja Mandiri Sumsel (PPMS) resmi terbentuk dan dikukuhkan di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Organisasi tersebut hadir sebagai wadah bagi para pekerja sekaligus mitra strategis dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, khususnya di sektor minyak dan gas bumi (migas).

Dalam kepengurusan PPMS, Ardianto, A.Md., dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum. Sementara Tatang Wijaya, S.S., menduduki posisi Sekretaris Jenderal dan Fran Komara sebagai Bendahara.

Kepengurusan tersebut diharapkan mampu menjalankan roda organisasi secara profesional serta memperjuangkan kepentingan anggota dengan tetap mengedepankan komunikasi, kemitraan dan penyelesaian persoalan melalui dialog.

Ketua Umum PPMS Ardianto mengatakan, terbentuknya organisasi tersebut tidak terlepas dari semangat untuk membangun kebersamaan di kalangan pekerja.

Menurutnya, pekerja memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, diperlukan hubungan yang baik antara pekerja, perusahaan, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

“Dengan semangat kebersamaan, solidaritas, dan gotong royong, PPMS berkomitmen menjadi mitra strategis bagi pekerja, perusahaan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan hubungan kerja yang adil, produktif, aman, dan berkelanjutan,” ujar Ardianto.

Ia menyebut, PPMS ke depan akan menyusun dan menjalankan sejumlah program kerja yang berorientasi pada peningkatan kapasitas serta kesejahteraan anggota.

Selain itu, organisasi juga akan mendorong terciptanya komunikasi yang terbuka antara pekerja dan perusahaan sehingga berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat dibahas dan diselesaikan secara konstruktif.

Ardianto menegaskan, PPMS tidak ingin hanya menjadi organisasi tempat pekerja berhimpun. Lebih dari itu, keberadaan PPMS diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota sekaligus memberikan kontribusi terhadap perkembangan dunia usaha dan industri migas.

“Melalui pelaksanaan program kerja yang konsisten, transparan, dan akuntabel, kami berharap PPMS dapat tumbuh menjadi organisasi pekerja yang kuat dan terpercaya, memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota, serta turut mendukung kemajuan industri migas di Indonesia,” katanya.

Dengan terbentuknya PPMS, organisasi tersebut juga membuka ruang untuk membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Prabumulih dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Kemitraan tersebut dinilai penting untuk menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan dunia kerja.

PPMS berharap kehadirannya dapat menjadi jembatan komunikasi yang mempertemukan kepentingan pekerja, perusahaan dan pemerintah.

Dengan mengedepankan dialog serta semangat gotong royong, organisasi tersebut menargetkan terbentuknya hubungan industrial yang sehat dan berkelanjutan, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pekerja maupun perkembangan ekonomi Kota Prabumulih dan Sumatera Selatan. (ril)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + five =

Back to top button