Imbas Ancaman Keamanan, Iran Negosiasi dengan FIFA Cari Venue Alternatif di Piala Dunia 2026
DIFANEWS.COM – Federasi sepakbola Iran sedang dalam tahap diskusi dengan FIFA untuk memindahkan jadwal pertandingan Piala Dunia 2026 milik mereka dari Amerika Serikat ke negara tuan rumah bersama, Meksiko.
Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran terkait keselamatan para pemain, sebagaimana dinyatakan oleh Presiden Sepakbola Iran, Mehdi Taj.
“Ketika [Presiden AS Donald] Trump telah menyatakan secara eksplisit bahwa dirinya tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, kami dipastikan tidak akan melakukan perjalanan ke Amerika,” ujar Taj pada Senin (16/3), melalui sebuah unggahan di akun X kedutaan besar Iran di Meksiko, dilansir Al Jazeera.
“Kami sedang bernegosiasi dengan FIFA untuk menyelenggarakan pertandingan Iran di Piala Dunia di Meksiko.”
Menteri Olahraga Iran pekan lalu menyatakan bahwa para pemainnya tidak mungkin berpartisipasi dalam ajang akbar sepakbola dunia tersebut setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan udara ke negara itu pada akhir Februari, yang menewaskan pemimpin tertinggi serta beberapa pemimpin politik dan militer lainnya.
Trump sempat menyatakan bahwa tim Iran tetap disambut untuk berpartisipasi, namun ia menyarankan bahwa mungkin tidak tepat bagi mereka untuk bermain di negara tersebut “demi nyawa dan keselamatan mereka sendiri.”
Iran telah lolos ke turnamen yang diikuti oleh 48 tim tersebut, yang akan diselenggarakan di AS, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni. Sesuai jadwal awal, mereka akan memainkan dua pertandingan grup di Los Angeles dan satu pertandingan di Seattle.
Iran merupakan negara Asia pertama yang memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 setelah mengamankan posisi mereka pada 25 Maret 2025.
Konflik antara AS-Israel terhadap Iran sendiri dimulai pada 28 Februari 2026 dan kini telah memasuki pekan ketiga.***



