DIFANEWS.COM — Tiket pertarungan akbar antara Tyson Fury dan Anthony Joshua yang bakal digelar di Principality Stadium, Cardiff, ludes terjual hanya dalam waktu satu jam.
Fury dan Joshua dijadwalkan bertarung pada 11 Desember, tetapi keduanya diperkirakan baru akan naik ring pada Sabtu (12/12) dini hari WIB.
Harga tiket resmi dibanderol mulai dari yang terendah £88,50 (sekitar Rp1,81 juta) hingga yang tertinggi mencapai £13.128 (sekitar Rp269,5 juta), sudah termasuk biaya pemesanan.
Bentrokan sesama petinju kelas berat asal Inggris ini—yang disiarkan secara global di platform Netflix—resmi diumumkan pada September lalu. Sekitar 80.000 tiket mulai dijual pada Jumat pukul 12.00 BST (pukul 18.00 WIB). Hanya dalam hitungan menit setelah penjualan dibuka, lebih dari 500.000 orang mengantre secara online.
Tak butuh waktu lama, tiket mulai bermunculan di situs-situs penjualan kembali (resale). Kursi VIP di pinggir ring (ringside) dipasarkan hingga £73.645 (sekitar Rp1,51 miliar), sementara tiket di tribun atas ditawarkan seharga £425 (sekitar Rp8,72 juta).
Prosesi ringwalk diperkirakan dimulai sekitar pukul 01.00 GMT Sabtu, 12 Desember (pukul 08.00 WIB, Sabtu 12 Desember), yang diawali dengan pertunjukan musik live singkat. Stadion sendiri akan tetap dibuka hingga pukul 03.30 GMT (pukul 10.30 WIB).
Joshua (36) dan Fury (38)—yang keduanya merupakan mantan juara dunia dua kali—telah menandatangani kontrak pertarungan awal tahun ini, meski tanggal dan lokasinya baru dipastikan belakangan.
Stadion Wembley di London dan Madison Square Garden di New York sempat menjadi kandidat kuat tuan rumah, sebelum akhirnya Cardiff terpilih sebagai lokasi alternatif.
Principality Stadium sendiri bukan hal baru bagi gelaran tinju tengah malam. Arena ini pernah menggelar pertarungan Joe Calzaghe melawan Mikkel Kessler pada November 2007 yang dimulai pukul 01.00 GMT (pukul 08.00 WIB).
Duel bersejarah Ricky Hatton saat menang atas Kostya Tszyu di MEN Arena Manchester pada 2005 juga dimulai sekitar pukul 02.00 waktu setempat (pukul 08.00 WIB) demi menyesuaikan siaran langsung stasiun TV AS, Showtime, pada Sabtu malam.
Sempat Dibayangi Ketidakpastian
Hanya 11 hari sebelum pengumuman resmi, pertarungan ini sempat terancam batal akibat perselisihan terkait peran Bos UFC Dana White dalam promosi acara. Pihak Netflix menyebut The Ring milik Alalshikh dan White akan berkolaborasi sebagai promotor, namun promotor Joshua, Eddie Hearn, menegaskan bahwa kontrak petinjunya melarang White mengambil peran dalam promosi.
Kendati demikian, dua rival asal Inggris ini akhirnya bertatap muka dalam konferensi pers pada 30 September untuk memulai masa promosi bentrokan paling dinantikan dalam sejarah tinju Britania Raya.
Fury dan Joshua dilaporkan bakal berbagi bayaran (purse) fantastis bernilai mendekati $200 juta atau £151 juta (sekitar Rp3,1 triliun).***



