Diangkut Donald Trump, Presiden Venezuela Nicolas Maduro Dilaporkan Dibawa ke New York Terkait Kasus Narkoterrorisme
DIFANEWS.COM – Situasi politik Venezuela mendadak panas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama militer AS telah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dalam sebuah operasi militer besar yang digelar Sabtu (3/1) dini hari waktu setempat.
Klaim itu disampaikan Trump lewat unggahan di Truth Social. Ia menyebut operasi tersebut dilakukan bersama penegak hukum AS dan akan disusul penjelasan resmi dalam konferensi pers di Mar-a-Lago, Florida.
Trump tidak membeberkan detail teknis penangkapan tersebut. Namun, sejumlah laporan media Amerika Serikat menyebut Maduro telah “diangkut” keluar dari Venezuela dan dibawa ke New York, diduga untuk menghadapi proses hukum. Informasi ini hingga kini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintah AS maupun otoritas Venezuela.

Dibawa ke New York
Mengutip laporan media AS, Maduro dan Cilia Flores disebut sempat dipindahkan melalui fasilitas militer sebelum diterbangkan ke New York. Di sana, Maduro dikabarkan akan menghadapi dakwaan pidana federal, termasuk tuduhan konspirasi narkoterrorisme, impor kokain, dan kepemilikan senjata otomatis.
Dakwaan terhadap Maduro sejatinya sudah diumumkan pemerintah AS sejak 2020. Trump kembali menuding Maduro sebagai pemimpin Cartel de los Soles, jaringan narkoba internasional yang disebut memasok kokain ke Amerika Serikat. Tuduhan itu selama ini dibantah oleh Maduro.

Caracas Diguncang Ledakan
Klaim penangkapan Maduro muncul hanya beberapa jam setelah AS melancarkan serangan ke Venezuela. Di ibu kota Caracas, sejumlah ledakan dilaporkan terdengar hampir bersamaan di beberapa titik, termasuk di sekitar instalasi militer.
Asap terlihat mengepul di langit kota. Beberapa kawasan dilaporkan mengalami pemadaman listrik, sementara beredar laporan tentang pesawat yang terbang di atas kota.
Seorang jurnalis di Caracas mengatakan suara ledakan terdengar sangat keras hingga membuat rumahnya bergetar. Meski kondisi kota kini relatif sunyi, warga disebut masih saling berkabar dengan panik untuk memastikan kondisi masing-masing.
Pemerintah Venezuela Minta Kejelasan
Pemerintah Venezuela mengaku belum mendapat kejelasan. Wakil Presiden Delcy Rodríguez menyatakan pihaknya tidak mengetahui keberadaan Nicolás Maduro maupun Cilia Flores. Ia menuntut Amerika Serikat segera memberikan bukti dan penjelasan resmi.
Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Maduro di New York masih berdasarkan laporan media internasional, sementara konfirmasi resmi dari kedua negara belum disampaikan. Situasi di Venezuela dan kawasan Amerika Latin pun masih terus berkembang.



