AI News

PEP Prabumulih Turunkan Tim Emergency Response, Operasi Dipastikan Aman

Atasi Kebocoran Pipa Gas Desa Gunung Raja

MUARA ENIM, DIFANEWS– Kebocoran pipa gas terjadi di Desa Gunung Raja, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, pada Kamis, 22 Januari 2026. Insiden tersebut langsung mendapat respons cepat dari PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field dengan menurunkan Tim Emergency Response ke lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, tim segera melakukan pengamanan area guna mencegah potensi risiko, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat di sekitar jalur pipa gas. Langkah penanggulangan dilakukan sesuai dengan standar keselamatan dan prosedur operasional industri hulu migas.
Sr Manager Prabumulih Field, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, menyampaikan bahwa penanganan kebocoran telah diselesaikan dan kondisi operasional perusahaan dipastikan aman.
“Tim Emergency Response PT Pertamina EP Prabumulih Field sudah selesai menanggulangi kebocoran dan memastikan operasi dalam kondisi aman,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Ia menegaskan, pascakejadian tersebut, aktivitas produksi migas di wilayah kerja PEP Prabumulih Field tetap berjalan normal. Perusahaan juga memastikan tidak ada dampak lanjutan yang membahayakan masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Selain penanganan teknis di lapangan, PEP Prabumulih Field juga melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah desa setempat, guna memastikan situasi benar-benar terkendali dan kondusif.
Terkait penyebab kebocoran pipa gas, Luthfi menegaskan bahwa hingga saat ini perusahaan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Saat ini kami masih melakukan investigasi untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kebocoran pipa gas tersebut,” jelasnya.
Menurutnya, proses investigasi dilakukan secara menyeluruh dan hati-hati guna memastikan setiap faktor yang berpotensi menjadi penyebab dapat diidentifikasi secara akurat. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar evaluasi dan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Lebih lanjut, Luthfi juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga keamanan fasilitas migas yang berada di sekitar permukiman warga.
“Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebocoran, bau gas yang mencurigakan, atau aktivitas tidak wajar di sekitar jalur pipa kepada Kepala Desa setempat atau tim operasi PEP terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Ia menambahkan, partisipasi masyarakat sangat penting sebagai bagian dari sistem pengamanan bersama, mengingat jaringan pipa migas merupakan objek vital yang harus dijaga keamanannya.
PEP Prabumulih Field menegaskan komitmennya untuk selalu mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam setiap kegiatan operasional. Perusahaan juga berkomitmen untuk menjalankan kegiatan produksi migas secara aman, andal, dan bertanggung jawab, sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah kerja.
Dengan langkah cepat penanganan serta investigasi yang sedang berjalan, PEP Prabumulih Field berharap kepercayaan publik terhadap operasional perusahaan tetap terjaga dan keselamatan bersama dapat terus diutamakan. (ril)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 + 13 =

Back to top button