DIFANEWS.COM – Deontay Wilder dan Derek Chisora dilaporkan semakin dekat untuk mencapai kesepakatan duel besar pada musim semi mendatang.
Jika kedua petinju resmi menandatangani kontrak, Kalle dan Nisse Sauerland dikabarkan akan menjadi promotor laga kelas berat ini, menggantikan Queensberry Promotions yang awalnya diperkirakan akan menangani ajang tersebut. Sebelumnya, Chisora sempat bergabung dengan manajemen Frank Warren untuk memandu fase akhir kariernya.
Namun, pada hari Kamis, Chisora mengonfirmasi kepada talkSPORT bahwa kontraknya telah habis. “Saya tidak lagi bersama Queensberry,” ujar Chisora. “Kontrak saya berakhir dua bulan setelah pertarungan melawan Otto Wallin.”
Situasi ini membuka jalan bagi Sauerland bersaudara, yang dikenal luas karena meluncurkan turnamen World Boxing Super Series dan keterlibatan mereka baru-baru ini di Misfits Boxing.
Kapan Pertarungan Akan Berlangsung? Menurut laporan BoxingScene, duel Wilder vs Chisora dijadwalkan berlangsung pada 4 April di sebuah lokasi di London. Kedua belah pihak optimis negosiasi akan segera rampung, dengan minggu awal tanggal 2 Februari ditetapkan sebagai waktu pengumuman resmi.
Pertarungan ini sebenarnya sempat direncanakan pada bulan Desember lalu, namun batal karena ketidaksepakatan nilai kontrak. “Alasan kami tidak bertarung di Desember adalah karena saya tidak mendapatkan tawaran kontrak yang bagus,” tambah Chisora. “Jadi sekarang saya hanya menunggu angka yang tepat, dan saya akan bertarung.”
Laga Pemanasan yang Berisiko Wilder sempat sempat menjajaki diskusi dengan Oleksandr Usyk sebelum akhirnya kembali melirik Chisora. ‘Del Boy’ (julukan Chisora) dipandang sebagai lawan “pemanasan” bagi Wilder sebelum laga blockbuster melawan Usyk di akhir tahun nanti.
Namun, ini adalah langkah yang sangat berisiko mengingat performa buruk Wilder akhir-akhir ini. Saat Chisora tengah berada dalam tren tiga kemenangan beruntun, Wilder justru menelan empat kekalahan dari enam laga terakhirnya. Meski ia kembali menang melawan petinju journeyman Tyrrell Herndon pada bulan Juni lalu, penampilannya dinilai hanya bayang-bayang dari masa kejayaannya dulu.
Chisora pun melontarkan ancaman serius bagi petinju berjuluk The Bronze Bomber tersebut. “Saya berlatih dengan kemampuan terbaik saya, mengetahui bahwa pria di depan saya harus benar-benar membuat saya pingsan total jika ingin menang,” tegas Chisora.
“Jadi, jika dia tidak bisa melakukannya sampai ronde 10 atau 12, saya akan menghabisinya. Saya suka bertarung, saya suka rasa sakit, saya suka segalanya. Jika pertarungan ini benar-benar terjadi, biarkan saya jelaskan satu hal kepada kalian: Deontay akan dibuat terkapar!” pungkasnya.***



