AI News

Pergi Menyadap Karet, Rumah Warga Sukadamai PALI Malah Dilalap Api

PALI, DIFANEWS — Nasib nahas dialami Samsiah (50), warga Dusun IV, Desa Sukadamai, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Saat sedang pergi ke kebun untuk menyadap getah karet, rumahnya justru dilalap api, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit rumah milik Samsiah. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta.

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian telah mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Benar telah terjadi kebakaran satu unit rumah milik warga di Dusun IV, Desa Sukadamai, Kecamatan Talang Ubi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” kata Ardiansyah.

Menurutnya, sebelum kejadian, Samsiah meninggalkan rumah sekitar pukul 06.00 WIB untuk pergi ke kebun menyadap getah karet.

Sekitar pukul 09.00 WIB, warga di sekitar lokasi melihat rumah tersebut sudah terbakar. Warga kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten PALI.

Petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat langsung berjibaku memadamkan api. Setelah dilakukan upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan.

“Setelah mendapat informasi, kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan pemerintah desa. Untuk saat ini situasi sudah aman dan terkendali,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan sementara kepolisian, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Api kemudian membakar bagian rumah hingga menyebabkan kerusakan cukup parah.

“Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Api sudah berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat melakukan pemadaman,” ujarnya.

Polisi memastikan dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. (ril)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two + 18 =

Back to top button