BeladiriSports

Vasyl Lomachenko Kembali dari Pensiun: Bidik Sabuk Juara Kelas Bulu Super Demi Status Juara Tak Terbantahkan

DIFANEWS.COM – Vasyl Lomachenko mengumumkan rencananya kembali naik ring pada 2027 dalam upaya terakhirnya mewujudkan ambisi menjadi juara dunia tak terbantahkan.

Mantan juara tiga kelas tersebut sempat menyatakan pensiun pada Juni 2025 di usia 37 tahun, setelah sempat bergulat dengan cedera dan hilangnya motivasi usai gagal menyatukan keempat sabuk di kelas ringan.

Banyak pihak meyakini Lomachenko seharusnya bisa meraih pencapaian tersebut pada 2023 ketika ia menantang Devin Haney untuk perebutan gelar juara tak terbantahkan kelas ringan. Petinju asal Ukraina itu menderita kekalahan angka mutlak yang kontroversial dan tampak sangat terpukul saat meninggalkan ring di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas.

Vasiliy Lomachenko, kini berencana kembali mencoba peruntungan menjadi juara tak terbantahkan di kelas bulu super yang ia sebut sebagai berat badan alaminya. Artinya, ia turun satu kelas dari kelas ringan

Lomachenko (18-3, 12 KO) terakhir kali naik ring pada Mei 2024 di Perth, Australia, saat ia mengalahkan George Kambosos Jr. dengan angka mutlak untuk merebut sabuk juara dunia kelas ringan IBF yang lowong.

Ia sebelumnya dijadwalkan menghadapi Gervonta “Tank” Davis, yang saat itu memegang gelar juara kelas ringan WBA, namun pertarungan tersebut batal terwujud.

Setahun berselang, Lomachenko mengumumkan keputusannya pensiun dari dunia tinju.

May lalu, sempat dilaporkan bahwa ia berencana untuk kembali bertarung pada musim gugur ini.

Dalam sebuah wawancara pada Sabtu (24/10) di acara duel antara Navarrete melawan Foster di San Antonio, Lomachenko ditanya mengenai alasan di balik keputusannya untuk kembali naik ring.

“Suatu hari ketika saya bangun, saya berpikir sekarang saya berusia 38 tahun dan kita harus mencoba sekali lagi menjadi juara tak terbantahkan. Karena jika baru dilakukan saat saya berusia 40 atau 41 tahun, itu akan terlambat. Itulah mengapa saya mengambil keputusan untuk kembali,”  katanya.

Ketika ditanya mengapa ia batal melawan Gervonta Davis dan justru memilih pensiun, Lomachenko menjawab, “Karena Anda tahu, saya lelah dari tinju dan kelas ringan ini bukan berat badan alami saya, dan sekarang saya kembali. Tapi saya kembali di kelas bulu super – di kelas berat badan alami saya. Itulah mengapa saya siap.”

“Ya, saya ingin [bertarung memperebutkan gelar di bulu super]. Ya,” ujarnya.

“Saya akan memeriksa [kondisi saya] tahun depan. Mungkin tahun depan saya akan bertarung dan saya akan menguji kondisi saya.”

O’Shaquie Foster (26-3, 12 KO) asal Orange, Texas, mengalahkan petinju Meksiko Emanuel Navarrete (40-3-1, 33 KO) dengan angka mutlak untuk menyatukan tiga gelar di kelas bulu super. Ia mempertahankan sabuk WBC-nya sekaligus merebut sabuk IBF dan WBO.

Sabuk juara WBA saat ini dipegang oleh Anthony Cacace (25-1, 9 KO) asal Irlandia Utara.

Mengingat wawancara tersebut berlangsung sebelum pertarungan Foster kontra Navarrete, Lomachenko ditanya apakah ia ingin menghadapi sang pemenang.

“Ya, tentu saja,” jawabnya. “Ya, tentu saja.”

Duel itu dimenangkan O Shaquie Foster dan kini menyandang gelar kelas bulu super WBC, IBF, dan WBO.

Mengenai masa istirahatnya selama dua tahun, Lomachenko mengatakan, “Dengar, selama persiapan tampaknya sangat bagus, tetapi tidak ada yang tahu apa yang terjadi setelah persiapan 1 bulan atau 2 bulan lagi. Kita lihat saja nanti. Tapi saat ini semuanya baik-baik saja.”

Pada Mei 2023, Lomachenko menantang Devin Haney untuk perebutan gelar juara tak terbantahkan kelas ringan namun harus kalah tipis lewat angka mutlak.

“Ya, itu adalah tujuan saya [menjadi juara tak terbantahkan]. Itu adalah impian saya. Sejak saya datang ke dunia tinju profesional, itu adalah tujuan utama dan impian saya. Itulah mengapa saya kembali dan sekarang saya mengejar itu.”

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen − four =

Back to top button