Apa Kata Thales Lira Setelah Persija Hantam Madura United? Apa Kata Pattynama Gabung Persija?
DIFANEWS.COM – Bek Persija, Thales Lira, bersyukur timnya menang 2-0 atas Madura United dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (23/1) malam.
Persija memecah kebuntuan tepat sebelum jeda. Gustavo Almeida tampil tenang saat berdiri di titik penalti dan menaklukkan kiper lawan pada menit ke-44.
Dominasi Macan Kemayoran kian lengkap di pengujung laga. Pada masa tambahan waktu babak kedua, Emaxwell Souza memastikan kemenangan lewat eksekusi penalti pada menit ke-90+15.
“Saya rasa tim kami bermain bagus dan pantas menang. Kami berhasil mengendalikan permainan dan mengatur tempo,” ucap Thales dalam konferensi pers pascalaga.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persija memegang kendali permainan. Sirkulasi bola mereka begitu rapi hingga menciptakan dominasi penguasaan bola mencapai 63 persen, disertai agresivitas lewat 18 upaya tembakan ke arah gawang.
Di sisi lain, kerapatan barisan belakang Macan Kemayoran patut diapresiasi. Madura United dibuat frustrasi sepanjang laga karena sama sekali gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran.
Meski demikian, Thales berharap performa Persija ke depannya terus meningkat. “Saya pikir kami bisa memanfaatkan peluang dengan lebih baik untuk meraih skor yang lebih menentukan,” ujarnya.
Shayne Pattynama Gabung Persija
Sementara itu, Shayne Pattynama, penggawa Timnas Indonesia, resmi bergabung dengan tim Macan Kemayoran hingga 2,5 musim ke depan dengan opsi perpanjangan.
Lahir di Lelystad, Belanda, 11 Agustus 1998, Shayne tumbuh dari tradisi sepakbola Eropa yang kuat. Bakatnya terasah sejak usia muda bersama Ajax Youth dan Utrecht Junior, dua kawah candradimuka yang telah melahirkan banyak pesepak bola kelas dunia.
Dari sana, Shayne membangun fondasi sebagai pemain bertahan modern, kuat, cerdas membaca permainan, dan berani naik membantu serangan.
Perjalanan profesionalnya dimulai bersama Telstar (2019–2021), sebelum melangkah lebih jauh ke Norwegia membela Viking FK (2021–2024).
Kariernya kemudian berlanjut ke Belgia bersama KAS Eupen (2024–2025), sebelum menutup petualangan Eropanya dan memasuki Asia Tenggara bersama Buriram United (2025).
Bersama Buriram, Shayne merasakan atmosfer kompetisi yang juga menantang. Ia tampil di tiga ajang berbeda, enam kali di Thai League, satu kali di Thai FA Cup, serta tiga kali dipercaya tampil di AFC Champions League.
Tak hanya di level klub, kontribusi Shayne bersama Timnas Indonesia juga menjadi bukti kualitasnya. Ia mencatatkan sembilan penampilan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, tampil dua kali dalam laga uji coba internasional, serta satu pertandingan di Piala Asia.
Kini, Jakarta menjadi rumah baru, dan Persija menjadi panggung berikutnya. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyambut kehadiran Shayne dengan optimisme.
“Shayne adalah sosok dengan pengalaman yang kami butuhkan. Kehadirannya kami yakini akan memberi kontribusi nyata, memperkuat kualitas permainan maupun kedalaman skuad,”ujar Prapanca di laman resmi klub.
“Kehadirannya menjadi bagian dari visi Persija untuk menghadirkan tim yang kompetitif, solid, dan siap menatap setiap tantangan musim ini dengan mental juara,” kata Prapanca.
Di sisi lain, hari pertama Shayne hadir langsung menunjukkan gairahnya bisa bergabung bersama Persija.
“Saya sangat antusias dengan tantangan ini. Bisa bergabung dengan klub sebesar Persija adalah sebuah kebanggaan bagi saya. Jadi saya benar-benar sangat bersemangat. Target utama tentu saja menjadi juara. Posisi kami di klasemen cukup baik dan dekat dengan papan atas.”
“Target kami adalah memenangkan liga, memenangkan sebanyak mungkin pertandingan, dan menunjukkan bahwa Persija adalah klub yang pantas menjadi juara. Saya akan berjuang dan bekerja keras untuk mencapainya bersama tim,” tambah pemain berusia 27 tahun itu.



