Bisnis

Asal Konsisten, Ekonomi Indonesia ke Depan akan Terus Lebih Baik

BI memperkirakan dalam jangka menengah hingga 2024, ekonomi Indonesia bisa tumbuh mulai dari 5,6 persen sampai 6,1 persen.

JAKARTA, DIFANEWS.com — Gubernur Bank Indonesia ( BI) Perry Warjiyo mengaku optimis terhadap prospek perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.

Menurutnya, ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih cepat dalam beberapa tahun ke depan. Pasalnya, Indonesia dianggap mampu menjaga ketahanan dan momentum pertumbuhan ekonomi di tengah lesunya perekonomian global tahun lalu.

“Tahun 2018 telah dilewati dan melihat bagaimana prospek ekonomi ke depan saya meyakini dan optimis ekonomi Indonesia akan lebih baik, pertumbuhan ekonomi tingi dan akan lebih cepat meningkatnya,” ujar Perry di Jakarta, Rabu (27/3).

Sebagai catatan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 berada dalam posisi 5,17 persen, dengan inflasi 3,13 persen. Sementara BI memperkirakan dalam jangka menengah hingga 2024, ekonomi Indonesia bisa tumbuh mulai dari 5,6 persen sampai 6,1 persen.

Salah satu upaya yang dilakukan BI untuk menjaga momentum pertumbuhan adalah dengan memperkuat sinergi. Berbagai bauran kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, pendalaman pasar keuangan, juga pengembangan pasar syariah.

Perry mengatakan, kebijakan moneter memang bertujuan menjaga stabilitas, sementara untuk empat kebijakan lainnya bertujuan menyokong pertumbuhan ekonomi.

“Kita sudah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sejak 2014, dalam 5 tahun terakhir,” ujarnya.

Perry pun menekankan pentingnya menjaga konsistensi untuk menjaga outlook perekonomian agar terus membaik. Selain itu juga menjaga sinergi dengan beberapa otoritas terkait untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

“Kita harus menjaga sinergi dan konsistensi bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi lebih baik,” tandas Perry, dikutip dari kompas.com. �}

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker