Belgia Hancurkan Tuan Rumah 4-1, Tantang Spanyol Di 8 Besar
DIFANEWS.COM – Mimpi tuan rumah Amerika Serikat di pentas Piala Dunia 2026 resmi berakhir secara tragis. Bermain di Seattle Stadium, skuad The Yanks dipaksa bertekuk lutut setelah dihantam Belgia dengan skor mencolok 4-1 pada babak 16 besar.
Laga ini diwarnai oleh performa brilian bintang muda Belgia, Charles De Ketelaere, serta blunder fatal penjaga gawang AS yang membuyarkan momentum kebangkitan timnya.
Kontroversi Folarin Balogun dan Intervensi Politik Donald Trump
Sebelum laga dimulai, tensi panas sudah tersaji di luar lapangan terkait status striker andalan AS, Folarin Balogun. Balogun yang sebelumnya diganjar kartu merah langsung saat melawan Bosnia-Herzegovina di babak 32 besar, secara mengejutkan diizinkan tampil sebagai starter. FIFA mengonfirmasi penangguhan hukuman satu laganya selama satu tahun.
Keputusan kontroversial ini langsung memicu geger setelah Presiden AS, Donald Trump, secara terbuka mengaku bahwa dirinya mengintervensi langsung dengan menelepon Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk meninjau ulang sanksi tersebut. Namun, kehadiran Balogun terbukti gagal menyelamatkan wajah Amerika di depan pendukungnya sendiri.
De Ketelaere Cetak ‘Brace’ di Babak Pertama
Belgia yang melakukan perombakan radikal dengan mencadangkan nama-nama besar seperti Kevin De Bruyne dan Jérémy Doku, langsung tampil menggebrak sejak menit pertama. Hasilnya, laga baru berjalan 9 menit, Charles De Ketelaere sukses membawa Setan Merah unggul memanfaatkan umpan silang Nicolas Raskin.
AS sempat mengapungkan harapan pada menit ke-31 ketika Malik Tillman berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat eksekusi tendangan bebas yang sempat berbelok arah setelah mengenai Hans Vanaken, membuat Thibaut Courtois mati langkah. Namun, kegembiraan publik Seattle hanya berumur dua menit. Pada menit ke-33, De Ketelaere kembali mencetak gol keduanya lewat sundulan tajam setelah memenangi duel udara dengan bek gaek Tim Ream. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.
Blunder Matt Freese Benamkan AS
Memasuki babak kedua, Amerika Serikat sebenarnya berhasil mengambil alih momentum dan terus menekan untuk mencari gol penyeimbang. Namun, petaka mengerikan datang pada menit ke-57.
Kiper AS, Matt Freese, melakukan kesalahan fatal saat berlari keluar kotak penalti untuk menghalau bola lambung. Akibat ragu-ragu dan terlalu lama menguasai bola, De Ketelaere berhasil merebut dan membelokkan bola ke arah Hans Vanaken. Dengan cerdik, Vanaken melepaskan tembakan melengkung dari jarak 35 yard ke gawang yang sudah kosong tanpa mampu dihalau Tim Ream. Skor berubah 3-1 dan seketika meruntuhkan mental bertanding anak-asuh Amerika Serikat.
“Itu benar-benar kesalahan mengerikan dari Amerika Serikat. Momentum yang sudah mereka bangun lenyap seketika karena Freese membuat kekacauan di area tak bertuan,” kecam komentator pertandingan, Craig Forrest.
Penderitaan AS akhirnya digenapkan pada masa injury time (90+3′). Memanfaatkan kesalahan operan dari Chris Richards, Romelu Lukaku yang menerima umpan manja dari Vanaken dengan dingin menceploskan bola untuk mengunci kemenangan telak 4-1.
Dengan hasil ini, Amerika Serikat resmi angkat koper dari rumah mereka sendiri. Sementara itu, Belgia berhak melaju ke babak perempat final untuk menantang raksasa Eropa lainnya, Spanyol, yang di partai sebelumnya sukses menyingkirkan Portugal.



