AI News

Dorong UMKM Naik Kelas, Medco E&P Gelar Pelatihan Manajemen

MUSI BANYUASIN, DIFANEWS – Medco E&P terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan semakin siap menghadapi persaingan pasar.

Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan manajemen dan pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi 56 UMKM binaan Medco E&P dari tiga aset operasi migas di Sumatera Selatan, yakni South Sumatra Region (SSR), Corridor, dan Sakakemang.

Kegiatan yang digelar Medco E&P bersama Medco Foundation tersebut berlangsung di Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, pada 28-29 September 2026.

Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan usaha.

“Para pelaku UMKM binaan dari SSR, Corridor, dan Sakakemang menjalani pelatihan bersama. Mereka juga mendapat kesempatan untuk bertanya mengenai pengelolaan usaha, hambatan, dan solusi agar UMKM mereka semakin maju dan tingkat kematangannya semakin naik,” ujar Leony.

Menurutnya, penguatan kapasitas pelaku UMKM menjadi penting agar usaha yang dijalankan masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan pasar.

Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai pengelolaan usaha. Mereka juga dibekali pemahaman mengenai mindset bisnis, penguatan kelembagaan dan legalitas, peningkatan kualitas produk, literasi keuangan, hingga penjualan digital tingkat dasar.

Berbagai materi tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM melihat usaha yang dijalankan secara lebih luas, mulai dari tata kelola hingga strategi untuk meningkatkan daya saing produk.

Salah satu peserta, Rizal, pelaku usaha bengkel sepeda motor dari Desa Talang Buluh, wilayah Blok Corridor, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru selama mengikuti kegiatan.

“Banyak ilmu yang saya dapat, terutama untuk mengembangkan usaha dengan cara membedakan dengan usaha orang lain,” kata Rizal.

Menurutnya, pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk melakukan pengembangan usaha sekaligus mencari keunggulan yang membedakan produknya dari pelaku usaha lainnya.

Hal senada disampaikan Eka Sundari, pelaku usaha donat dan aneka kue dari Desa Gunung Megang Luar, aset SSR-Blok Lematang.

Ia menilai pelatihan tersebut memberikan penyegaran pengetahuan sekaligus motivasi bagi dirinya untuk lebih serius mengembangkan usaha.

Bagi Eka, pengembangan usaha tidak cukup hanya dengan mempertahankan kualitas produk. Pelaku UMKM juga perlu memahami cara mengelola usaha, meningkatkan pemasaran, serta mengikuti perkembangan pola konsumsi masyarakat.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya Medco E&P bersama Medco Foundation dalam mendukung peningkatan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Melalui pembekalan yang diberikan, para pelaku UMKM diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha, memperbaiki tata kelola, meningkatkan kualitas produk, serta memanfaatkan peluang pemasaran digital.

Dengan demikian, UMKM binaan tidak hanya menjadi penerima manfaat program, tetapi juga dapat tumbuh menjadi usaha yang lebih mandiri, berdaya saing, dan memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional Medco E&P. (ril)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 4 =

Back to top button