Kadin Indonesia Kukuhkan Perkumpulan Pengelola Sertifikasi Profesi Indonesia, Asproksi Siap Bersinergi

DIFANEWS.COM – Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional (Asproksi) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri kesehatan nasional.
Penegasan itu disampaikan Ketua Umum Asproksi Fazhra Fawwaz Al Firman menyusul acara peresmian Perkumpulan Pengelola Sertifikasi Profesi Indonesia (PSPI) oleh Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Vokasi, sekaligus Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Adi Mahfudz Wuhadji, Selasa (10/12).
Menurut Fazhra, pengukuhan Perkumpulan ini menandai langkah besar bagi Asproksi dalam menciptakan ekosistem industri kesehatan yang lebih kompeten dan profesional.
Dalam acara peresmian sendiri Adi Mahfudz Wuhadji menyampaikan pentingnya sertifikasi profesi di tengah tantangan globalisasi.
“Perkumpulan Pengelola Sertifikasi Profesi Indonesia ini diharapkan bisa menjadi motor penggerak dalam menciptakan tenaga kerja yang lebih kompeten, terampil, dan siapa bersaing didunia industri yang semakin dinamis melalui sertifikasi di Indonesia,” kata Adi Mahfudz.
Sementara itu, Amat Amirudin, Humas dan Kelembagaan Asproksi, menegaskan bahwa sertifikasi profesi ini menjadi standar mutlak untuk menjamin kualitas tenaga kerja, khususnya di sektor kesehatan.
“Kami optimis Asproksi akan menjadi garda terdepan dalam peningkatan daya saing nasional dan bangga dengan adanya perkumpulan ini,” ujar Amirudin.
Pada kesempatan berbeda, Fazhra Fawwaz Al Firman selaku Ketua Umum Asproksi menyampaikan mengenai perombakan pengurus Asproksi untuk mengoptimalkan tujuan yang sama adanya sertifikasi profesi yang dimaksud sesuai pertemuan internal 2 Oktober.
Fazhra menegaskan bahwa langkah perombakan ini bertujuan untuk menyatukan visi dan misi seluruh pengurus guna mencapai tujuan bersama, khususnya dalam memajukan industri kesehatan di Indonesia.
“Asproksi tidak hanya ingin menjadi pelengkap dalam industri kesehatan, tetapi menjadi pioner yang membawa produk kesehatan Indonesia mencapai standar internasional,” ujar Fazhra.
“Kami optimis mampu menciptakan dampak positif secara nasional maupun global dengan perubahan ini.”
Kerja sama strategis antara Asproksi dan Kadin Indonesia menjadi salah satu fokus utama organisasi ini.
Dengan peran Kadin sebagai penggerak dunia usaha dan industri, Asproksi siap bergandengan tangan dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang kesehatan.
“Kemitraan ini tidak hanya memperkuat jaringan kami di sektor kesehatan, tetapi juga mendorong terciptanya inovasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tambah Amirudin pula.
Dengan pengukuhan Pengelola Sertifikasi Profesi Indonesia ini, Asproksi berharap dapat menjadi katalisator dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk serta tenaga kerja kesehatan Indonesia.
Hal ini diharapkan dapat berdampak pada pertumbuhan industri kesehatan yang lebih berkelanjutan dan mampu memenuhi kebutuhan pasar internasional.
Acara ini juga menjadi momentum bagi Asproksi untuk menunjukkan bahwa industri kesehatan Indonesia memiliki potensi besar yang dapat bersaing di kancah global, selaras dengan tujuan pembangunan nasional.***