Sepakbola IndonesiaSports

Liga Jakarta U15 & U17 Siap Digelar Tahun Depan, Kompetisi Ideal yang Tak Pernah Bisa Dibuat PSSI Sejak Kelahirannya pada 1939

DIFANEWS.COM – Wajah Muram Sepakbola Ibukota, Liga Jakarta U15 dan U17 Tetap Jalan Walau Asprov PSSI Jakarta Tanpa Ketua Definitif Sejak 2022

Harapan baru bagi pembinaan sepakbola usia muda di Ibukota kembali membuncah. Liga Jakarta U15 dan U17 dipastikan akan kembali bergulir mulai April 2026.

Hingga pemutakhiran data per 2 Januari 2026, antusiasme klub-klub di Jakarta dan sekitarnya tetap tinggi meski kondisi organisasi sepakbola di Jakarta sedang tidak baik-baik saja.

Kompetisi Paling Ideal: Menjawab Tantangan Sejarah

Penyelenggara mengklaim bahwa Liga Jakarta, khususnya kategori U17, adalah satu-satunya kompetisi yang dijalankan dengan ruh sepakbola sejati, di mana setiap tim bertemu dua kali (home-away).

Tahun ini, Liga Jakarta U15 akan ditambahkan dengan format serupa. Ambisi ini bukan main-main; format ini disebut sebagai sistem pembinaan paling ideal yang bahkan gagal diwujudkan oleh PSSI sejak berdiri tahun 1939.

Taufik Jursal Effendi, Wakil Ketua Panitia Penyelenggara, mengungkapkan strategisnya kompetisi ini. Sebagai bukti, musim lalu (2025), lebih dari 600 pemain berlaga di kategori U17.

Mereka mendapatkan menit bermain yang luar biasa, rata-rata hingga 2.030 menit sepanjang musim. Hasilnya? Legenda seperti coach Maman Suryaman dan Tias Tano Taufik berhasil menyaring 50 talenta terbaik dari total 267 pertandingan yang digelar tepat waktu.

Wajah Muram Asprov PSSI Jakarta

Namun, di balik megahnya rencana ini, terselip fakta pahit. Sejak 2022, Asprov PSSI Jakarta seolah “mati suri” tanpa ketua umum definitif dan hanya dipimpin dari Plt ke Plt. Dampaknya terasa nyata: banyak klub anggota Asprov yang justru tidak siap bertanding karena tidak memiliki pemain yang terbina dengan baik.

Dari 20 pendaftar di kategori U15, hanya 11 yang merupakan anggota Asprov. Sementara di kategori U17, hanya 9 dari 18 pendaftar yang berstatus anggota resmi Asprov PSSI Jakarta. Bahkan, klub besar seperti Persija Barat harus “memutar otak” dengan menjalin kerja sama dengan Cikande Football Academy agar tetap bisa bersaing.

Dukungan Gubernur dan Kritik untuk PSSI

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menurut Taufik, menginginkan Liga Jakarta U15 dan U17 sebagai “Kawah Candradimuka”. Dari sini, para pemain akan dipantau ketat untuk memperkuat tim DKI Jakarta di ajang PON 2028.

Itu sebabnya Pramono membuka resmi kompetisi Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2025 di Pancoran Soccer Field, Pancoran, Jakarta Selatan.

Ironisnya, meski Ratu Tisha (PSSI) sempat memberikan apresiasi langsung dengan menengok kompetisi tahun lalu, pihak panitia menyayangkan sikap cuek PSSI secara organisatoris.

Nama-nama besar seperti pelatih Timnas U17 Nova Arianto hingga scout Simon Tahamata tidak pernah terlihat memantau bakat di ajang ini. Padahal, kompetisi ini jauh dari kata “abal-abal” karena dijalankan dengan regulasi ketat dan jadwal yang tepat waktu.

Rekapitulasi Calon Peserta Liga Jakarta U15 dan U17 per 1 Januari 2026

Menurut Sekretaris Liga, Wempi Fauzi, tim yang telah mendaftar secara online dan telah memasukkan nama-nama pemainnya akan diundang oleh panitia untuk menjalankan verifikasi/screning lanjutan/perbaikan data pemain.

Pelaksanaan screening lanjutan/pemeriksaaan data pemain dilaksanakan mulai 2 Januari 2026 hingga 17 Maret 2026.

Undangan akan disampaikan kepada manajer/admin tim. Tim yang belum menyerahkan allbum pemain dan berkas lain diharapkan membawa berkas dan album pada saat screening tersebut.

Tim yang dianggap lolos verifikasi lanjutan selanjutnya diminta untuk menyelesaikan biaya pendaftaran plus deposit untuk memastikan satu slot.

Jumlah tim yang akan lolos adalah sebanyak 16 tim untuk KU-15 dan KU-17.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button