Sepakbola EropaSports

MU Hancur Lebur, Rekor Terburuk Sejak 1915 Tercipta Setelah Dipermalukan Brighton di Piala FA

DIFANEWS.COM – Manchester United harus angkat kaki dari Piala FA setelah menelan kekalahan kandang yang menyedihkan dengan skor 1-2 dari Brighton, Minggu (11/1) malam waktu setempat.

Di saat yang sama, hattrick Gabriel Martinelli membawa Arsenal menang telak 4-1 atas Portsmouth untuk melaju ke putaran keempat.

Manajer interim United, Darren Fletcher, hanya bisa menonton dengan ngeri saat peluang terakhir Setan Merah untuk meraih trofi musim ini—dan kemungkinan peluangnya untuk mendapatkan pekerjaan tetap hingga akhir musim—lenyap di Old Trafford.

Pasukan Fletcher harus menyesali kegagalan mereka memanfaatkan awal pertandingan yang positif sebelum Brajan Gruda membawa tim tamu unggul pada menit ke-12 memanfaatkan umpan silang Danny Welbeck.

Peran tersebut bertukar di pertengahan babak kedua saat Welbeck melepaskan tembakan ke pojok atas gawang mantan klubnya.

Sepanjang laga, nyanyian yang menargetkan keluarga Glazer selaku pemilik saham serta miliarder Inggris, Jim Ratcliffe, terus menggema seiring meningkatnya rasa tidak puas di Old Trafford. Harapan manajemen klub untuk melihat kebangkitan tim setelah pemecatan Ruben Amorim terbukti hanya berumur pendek.

United tercatat hanya akan memainkan 40 pertandingan musim ini setelah tersingkir dari kedua kompetisi piala domestik di babak pertama—jumlah terendah mereka sejak tahun 1915.

“Saya pikir Anda bisa melihat para pemain merasa rapuh, tetapi mereka harus memberikan respons,” ujar Fletcher. “Tim ini masih cukup baik untuk mencapai kesuksesan musim ini, tetapi mereka harus berjuang keras.”

Sundulan Benjamin Sesko di menit-menit akhir sempat memberikan harapan, namun kartu merah untuk pemain remaja Shea Lacey di masa tambahan waktu karena protes berlebihan melengkapi penderitaan sore itu bagi United.

Martinelli ‘Bicara di Lapangan’

Gabriel Martinelli mengabaikan kecaman atas insidennya dengan bek Liverpool, Conor Bradley, saat Arsenal mencapai putaran keempat untuk pertama kalinya dalam tiga tahun. Tim divisi Championship, Portsmouth, sempat memimpikan kejutan saat unggul lebih dulu pada menit ketiga melalui Colby Bishop.

Mikel Arteta melakukan 10 perubahan dari tim yang bermain imbang 0-0 melawan Liverpool pada hari Kamis. Sebelumnya, Martinelli menerima kritik tajam karena mencoba mendorong Bradley keluar lapangan saat pemain Irlandia Utara itu mengalami cedera lutut serius.

Namun, pemain asal Brasil itu meminta maaf setelah pertandingan dan tampak tidak terpengaruh oleh keributan di Fratton Park.

“Itulah kepribadian, datang dan bicara di lapangan,” kata Arteta memuji Martinelli.

Keunggulan Pompey hanya bertahan lima menit sebelum Andre Dozzell mencetak gol bunuh diri akibat tekanan dari Christian Norgaard. Martinelli kemudian menyarangkan gol pertama dari tiga golnya, sebelum Noni Madueke menyia-nyiakan peluang penalti untuk membuat skor menjadi 3-1.

Gabriel Jesus kemudian memberikan umpan kepada Martinelli untuk mengunci kemenangan di awal babak kedua sebelum sang penyerang melengkapi hattrick-nya melalui sepak pojok.

Di pertandingan lain, West Ham meredakan tekanan pada Nuno Espirito Santo berkat gol perdana Taty Castellanos yang membawa mereka menang 2-1 atas QPR melalui perpanjangan waktu.

Leeds United juga melaju setelah menang 3-1 atas Derby County, sementara tim League One, Mansfield, membuat kejutan dengan menyingkirkan Sheffield United lewat drama kemenangan 4-3 di Bramall Lane.***

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button