BeladiriSports

Pisah Jalan di Puncak Kejayaan, Lewis Crocker Pindah ke London, Tinggalkan Pelatih yang Mengantarnya Jadi Raja IBF

DIFANEWS.COM – Lewis Crocker (22-0-0, 11 KO), juara dunia kelas welter IBF, secara resmi mendepak pelatihnya, Billy Nelson. Perpisahan ini terjadi kurang dari empat bulan setelah petinju asal Belfast tersebut menunjukkan performa paling krusial dalam kariernya, yakni mengalahkan Paddy Donovan untuk merebut mahkota IBF dengan Nelson berada di sudut ringnya.

Kemenangan di Windsor Park tersebut tidak hanya menobatkan Crocker sebagai juara dunia, tetapi juga mewakili puncak dari kemitraan sangat sukses yang dimulai sejak awal 2023.

Di bawah bimbingan Nelson, Crocker mencatatkan rekor sempurna delapan pertarungan tak terkalahkan, sambil terus merangkak naik menuju level dunia.

Puncak perjalanan mereka adalah kemenangan dramatis “Real Deal”, hasil yang menggetarkan dunia tinju Irlandia dan mengukuhkan Crocker sebagai kekuatan nyata di kelas welter.

Konfirmasi mengenai perpisahan ini muncul melalui media sosial, di mana Nelson, yang berasal dari Skotlandia, menanggapi pertanyaan tentang rencana Crocker untuk tahun 2026.

“Lewis telah berganti pelatih,” tulis Nelson. “Lewis telah pindah ke pelatih di London, jadi saya tidak lagi tahu apa yang terjadi dengannya, tapi saya berharap dia mendapatkan jadwal duel perebutan gelar sukarela di depan para penggemarnya di Belfast.”

Meskipun kedua belah pihak belum memberikan detail secara publik, diketahui bahwa si pemukul keras asal Belfast ini telah menjalin kerja sama dengan Huzaifah Iqbal.

Menurut laporan irish-boxing.com, Iqbal berlatih di sasana terkenal milik Adam Booth di Surrey, melatih Kurt Walker, dan sebelumnya pernah bekerja sebagai bagian dari tim Michael Conlan serta Ryan Burnett.

Langkah ini merupakan kepulangan ke lingkungan yang akrab bagi Crocker, yang sebelumnya sempat menghabiskan waktu berlatih di sasana Booth selama tahun 2022.

Keputusan ini cukup mengejutkan banyak pihak, mengingat tingkat kesuksesan yang dinikmati Crocker di bawah asuhan Nelson—pelatih yang berkali-kali ia puji karena telah mengubah karier tinjunya maupun kehidupannya di luar ring.

Momentum perpindahan ini, yang terjadi begitu cepat setelah meraih kejayaan gelar juara dunia, membuat perubahan tersebut semakin mencolok.

‘The Croc’ sendiri belum melakukan duel pertahanan gelar pertama untuk sabuk kelas welter IBF miliknya, namun kepastian tanggal pertarungan dan konfirmasi lawan diperkirakan akan segera diumumkan.

ERBANDINGAN TAKTIK: APA YANG BERUBAH PADA LEWIS CROCKER?

FiturBilly Nelson (The Foundation)Huzaifah Iqbal/Adam Booth (The Evolution)
Gaya UtamaOld School Power. Fokus pada kekuatan pukulan alami Crocker dan ketahanan fisik.Fluidity & Movement. Menekankan pada pergerakan kaki (footwork) dan sudut serang yang tidak terduga.
PertahananHigh Guard. Bertahan dengan tangan rapat dan mengandalkan dagu yang kuat untuk membalas.Head Movement. Lebih banyak menggunakan gerakan kepala dan slip untuk menghindari pukulan tanpa harus terkena.
Output SeranganHeavy Hitter. Mencari knockout lewat satu atau dua pukulan kombinasi yang sangat berat.Punch Volume & Timing. Mengombinasikan kekuatan Crocker dengan akurasi dan pemilihan waktu (timing) yang lebih presisi.
FilosofiMembangun Crocker menjadi “Buldoser” yang tidak bisa dihentikan.Mengubah Crocker menjadi “Sniper” yang lincah namun tetap memiliki kekuatan penghancur.

Mengapa Crock Pecat Nelson?

Di bawah Nelson, Crocker membuktikan dia adalah yang terkuat di Irlandia. Namun, untuk menghadapi elite kelas welter dunia (seperti Jaron Ennis atau Vergil Ortiz), kekuatan saja tidak cukup. Dia butuh kecerdasan gerak (ring IQ) yang sering menjadi ciri khas petinju dari sasana Adam Booth.

Huzaifah Iqbal dikenal mampu meningkatkan kecepatan transisi petinju. Crocker yang punya pukulan keras akan jauh lebih berbahaya jika ia bisa melepaskan pukulan tersebut lebih cepat dari biasanya.

Selain itu, jika dulu Crocker hanya maju lurus, di tangan tim barunya di Anda mungkin akan melihat Crocker yang lebih sering bergerak ke samping (lateral) untuk menciptakan celah melakukan pukulan KO yang lebih bersih.***

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button