BeladiriSports

Pertarungan Canelo Alvarez Dibayangi Ancaman Pertempuran Udara di Riyadh

DIFANEWS.COM – Pertahanan Sipil Arab Saudi mencabut peringatan ancaman bahaya terbaru untuk wilayah Riyadh pada Kamis (29/10). Langkah ini dilakukan dua hari menjelang jadwal laga perebutan gelar juara dunia kelas menengah super WBC antara Canelo Alvarez melawan Christian Mbilli di ibu kota Arab Saudi tersebut.

Pernyataan tertulis dari lembaga pemerintah tersebut menegaskan bahwa peringatan singkat tersebut bersifat imbauan waspada, dan bukan pengumuman pembatalan gelaran tinju.

Pesan awal untuk wilayah Riyadh muncul pada pukul 19.49 waktu setempat, disusul pengumuman kondisi aman kurang lebih sejam kemudian. Kedua pernyataan resmi itu sama sekali tidak menyebutkan nama para petinju maupun mengumumkan perubahan jadwal pertarungan  pada Sabtu (31/10) mendatang.

Pemberitahuan pertama menyebutkan bahwa Platform Peringatan Dini Nasional telah mengaktifkan sinyal bahaya atas potensi ancaman di Riyadh. Pihak berwenang tidak merinci jenis senjata, target yang dituju, maupun jumlah korban. Detail tersebut tidak dapat disimpulkan hanya dari pesan peringatan itu sendiri.

Secara terpisah, kantor berita Anadolu melaporkan pernyataan juru bicara koalisi, Jenderal Mayor Turki al-Maliki, yang mengonfirmasi bahwa pertahanan udara telah berhasil mencegat dua rudal balistik Houthi yang mengarah ke ibu kota.

Laporan ini memberikan konteks militer atas kejadian tersebut, namun berbeda dari rumusan kata dalam pemberitahuan publik Pertahanan Sipil.

Dalam pesan susulannya, Pertahanan Sipil meminta masyarakat untuk tetap mematuhi petunjuk keselamatan, serta menghindari kerumunan maupun aktivitas merekam video.

Pihak berwenang juga mencantumkan nomor 911 sebagai kontak darurat untuk wilayah Riyadh. Selain itu, diterbitkan pula pemberitahuan terpisah untuk wilayah Al-Kharj dan Najran, yang merupakan lokasi berbeda dan bukan nama lain dari ibu kota.

Panduan dua bahasa yang dilampirkan dalam peringatan darurat Riyadh tersebut ditujukan bagi masyarakat yang menerima pesan darurat. Warga diminta untuk segera berlindung di dalam bangunan, utamanya di ruangan dalam yang jauh dari jendela, serta tetap berada di sana hingga ancaman bahaya dinyatakan berakhir.

Bagi warga yang sedang berada di luar ruangan, instruksi menyarankan untuk segera berlindung di bangunan terdekat atau struktur penahan yang kokoh. Para pengemudi diminta menghentikan kendaraan di tepi jalan yang jauh dari jembatan maupun struktur tinggi. Imbauan tersebut juga melarang warga berada di balkon, atap bangunan, serta area terbuka.

Petunjuk ini merupakan protokol keselamatan publik saat peringatan darurat menyala, bukan panduan keamanan khusus yang diterbitkan untuk tim pertinju, staf arena, maupun penonton. Rincian mengenai pengaturan transportasi untuk masing-masing kubu petinju tidak dijelaskan dalam kedua unggahan resmi pemerintah Riyadh tersebut.

Peringatan Perjalanan Tetap Terpisah dari Jadwal Pertarungan

Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Inggris (FCDO) masih mengeluarkan imbauan agar warganya menghindari seluruh perjalanan yang tidak mendesak ke sebagian besar wilayah Arab Saudi, serta memberlakukan pembatasan yang lebih ketat untuk radius 10 kilometer dari perbatasan Yaman.

Panduan FCDO tersebut diperbarui pada 27 Oktober, sebelum peringatan darurat pada hari Kamis (29/10) meletus.

Pihak FCDO menyatakan bahwa Bandara Internasional Raja Khalid masih berisiko menghadapi potensi serangan lanjutan setelah insiden serangan pada 10 Oktober lalu.

Pihak Inggris memperingatkan potensi gangguan dan pembatalan penerbangan, serta menyarankan warga negara Inggris yang hendak keluar dari Arab Saudi untuk mempertimbangkan rute darat terencana menuju negara tetangga alih-alih terbang langsung dari Arab Saudi.

Untuk penumpang jalur udara, imbauan FCDO meminta mereka memastikan kembali pemesanan serta memeriksa status penerbangan sebelum berangkat.

Warga Inggris juga diminta memeriksa dokumen perjalanan dan mematuhi arahan otoritas lokal. Panduan tersebut mengingatkan bahwa puing-puing sisa intersepsi rudal yang jatuh tetap menjadi ancaman berbahaya meskipun senjata lawan berhasil dihancurkan di udara.

Laporan BoxingScene pada Kamis mengonfirmasi bahwa agenda konferensi pers pra-pertarungan tetap berlangsung sesuai rencana. Duel perebutan gelar juara dunia ini tetap menjadwalkan Canelo Alvarez bertindak sebagai penantang Christian Mbilli.

Sementara itu, laporan media MiddleEasy sebelumnya mengenai komitmen Alvarez pada 11 Oktober untuk tetap bertanding serta perintah evakuasi personel AS merupakan peristiwa terpisah yang terjadi lebih awal.***

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × two =

Back to top button