Sepakbola EropaSports

Menuju Piala Dunia 2026, Mascherano Buka-bukaan Soal Kondisi Messi dan Ambisi Besar Inter Miami

DIFANEWS.COM – Pelatih kepala Inter Miami CF, Javier Mascherano, menegaskan bahwa dirinya tidak berencana untuk mengistirahatkan kapten Lionel Messi dalam rangkaian pertandingan terakhir menjelang Piala Dunia 2026.

Mascherano menekankan bahwa kehadiran pemain berjuluk La Pulga tersebut sangat krusial bagi kesuksesan tim.

“Kami mencoba menjaganya semaksimal mungkin. Kami tahu dia adalah tipe pemain yang merasa paling nyaman saat berada di atas lapangan — dan kami memahami apa efek hal itu bagi tubuhnya,” ujar Mascherano setelah Miami menaklukkan New York City FC dengan skor 3-2, Minggu (22/3).

Pernyataan tersebut disampaikan Mascherano melalui Zoom usai laga di Yankee Stadium, mengingat ia sedang menjalani hukuman larangan mendampingi tim akibat kartu merah yang diterimanya pekan lalu.

Kunci Target Inter Miami

Mascherano menambahkan bahwa Messi kini bersiap bergabung dengan tim nasional Argentina.

“Setelah dia kembali, kami akan terus memantau kondisinya hari demi hari. Jelas, dia adalah pemain vital bagi kami untuk mencapai target. Jujur saja, tanpa dia, mustahil bagi kami untuk meraih tujuan yang telah kami tetapkan,” tegasnya, dikutip dari ESPN.

Meski memahami Messi sedang menuju fase akhir sebelum Piala Dunia, Mascherano menjelaskan bahwa setiap keputusan diambil berdasarkan kesepakatan bersama. Komunikasi terbuka mengenai kondisi fisik Messi menjadi prioritas utama tim.

Fokus pada MLS dan Jadwal Internasional

Menyusul tersingkirnya Inter Miami dari Piala Champions Concacaf oleh Nashville SC pekan lalu, kini tim hanya akan fokus pada pertandingan musim reguler MLS. Jadwal yang relatif longgar, dengan rata-rata satu pertandingan per pekan dalam dua bulan ke depan, membuat Mascherano optimis bisa terus mengandalkan tenaga Messi.

Dalam kemenangan 3-2 melawan New York City FC, Messi tampil penuh selama 90 menit dan menyumbangkan satu gol. Kini, ia akan membela timnas Argentina dalam jendela internasional Maret untuk menghadapi Mauritania pada 27 Maret dan Zambia pada 31 Maret.

Sebagai catatan, Argentina awalnya dijadwalkan melakoni laga Finalissima melawan Spanyol di Qatar. Namun, pertandingan bergengsi tersebut terpaksa dibatalkan karena konflik perang yang sedang berlangsung di wilayah tersebut, setelah negosiasi mengenai tanggal dan lokasi baru antara CONMEBOL dan UEFA menemui jalan buntu.***

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − fifteen =

Back to top button