Tawuran Kembali Terjadi di Manggarai, Warga Diminta Hindari Lokasi dan Cari Jalan Lain
DIFANEWS.COM – Tawuran antarwarga kembali pecah di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan Jumat, (2/1/2025) dengan insiden terpisah yang terjadi selama dua hari berturut-turut sejak awal tahun baru. Aksi tersebut sempat memanas sebelum akhirnya dibubarkan polisi dan situasi dipastikan kembali aman.
Insiden pertama terjadi pada Kamis (1/1) sore di kolong flyover Terowongan Manggarai, dekat Stasiun Manggarai. Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan menjelaskan, tawuran bermula ketika suara petasan terdengar di area tersebut sekitar pukul 18.10 WIB. Tak lama kemudian, dua kelompok warga dari Gang Tuyul RW 04 dan Gang Magasen RW 12 terlibat saling serang menggunakan petasan dan melempar batu.
Polisi dari Polsek Tebet dan Polres Metro Jakarta Selatan langsung turun ke lokasi untuk mengurai kerumunan. Kedua kelompok berhasil dipisahkan dan diminta kembali ke rumah masing-masing. Dalam peristiwa ini, polisi menyatakan tidak ada korban luka maupun korban jiwa.
Belum reda, tawuran serupa kembali pecah pada Jumat (2/1) sore di area yang sama. Berdasarkan pantauan dan keterangan aparat di lapangan, peristiwa kedua ini melibatkan kelompok yang sama dan berlangsung singkat, sekitar 10–15 menit, sebelum aparat kepolisian kembali berhasil membubarkan massa.
Kanit Reskrim AKP Tomy Sugiyono turut memastikan bahwa situasi di lokasi kembali kondusif setelah kedua tawuran tersebut, meskipun rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan aksi saling melempar kembang api dan petasan di underpass Manggarai.
Kapolsek Tebet dan jajaran tim kepolisian menjelaskan bahwa upaya patroli dan pencegahan terus diperkuat di wilayah RW 04 dan RW 12, termasuk patroli jalan kaki dari gang ke gang guna mengantisipasi tawuran susulan.
“Tidak lama kami dapat mendorong mundur kedua belah pihak dan mengimbau warga untuk kembali ke rumahnya masing-masing,” ujar salah satu petugas yang menangani kondisi di lokasi. Suasana pada Jumat sore sekitar pukul 16.10 WIB dilaporkan sudah tenang dan aman.
Tawuran antarwarga di Manggarai bukan hal baru. Sepanjang tahun lalu, kawasan tersebut sudah beberapa kali dilaporkan terjadi bentrokan serupa, termasuk di bawah kolong flyover dan underpass, yang sering kali dipicu oleh hal-hal sepele seperti bunyi petasan, rivalitas antar kelompok serta dinamika sosial setempat.
Upaya penanganan tak hanya dilakukan oleh polisi, tetapi juga melalui program sosial seperti Manggarai Bershalawat yang digagas oleh pihak pemerintah setempat untuk meredakan konflik dan menyalurkan energi masyarakat ke kegiatan positif.
Sebagai langkah antisipasi, kepolisian mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Terowongan Manggarai dan sekitarnya, terutama pada jam-jam rawan sore hingga malam hari. Warga diminta menggunakan rute alternatif serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas.



