News

Terungkap Kasus Pembunuhan Dua Wanita Di Ujung Genteng Sukabumi, Ini Motifnya !!

Sukabumi, Difanews.com – Polres pelabuhan ratu berhasil meringkus pelaku pembunuhan dua wanita pada Minggu (19/ 6/2022) di ujung genteng.

Diketahui nama korban Aisyah (54) (A) Pemilik Kafe dan Adelia Adel (18) (Ad) Pemandu Lagu Kafe sinar laut Kampung Kelapa Condong, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Keduanya menjadi korban pembunuhan dari pelaku yang berinisial SS (51) warga badak putih kecamatan Palabuhan ratu.

Pelaku berhasil diringkus disebuah gubug kecil didekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dermaga Palabuhan Ratu Pada Rabu pagi (22/6/2022).

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan korban Aisyah adalah pemilik kafe Sinar Laut sementara korban Adel adalah pemandu lagu yang bekerja di kafe milik Aisyah.

“Kita berhasil mengungkap sekaligus menangkap pelaku kasus pembunuhan di kafe Sinar Laut, yang mana dua orang meninggal dunia pemilik cafe dan pemandu lagu. Pelaku sudah kami amankan inisial SS pekerjaan nelayan,” kata Dedy didampingi Kasatreskrim AKP I Putu Asti Hermawan, Rabu (22/6/2022).

Dedy mengungkap, pelaku menghabisi korban dengan menggunakan pisau dapur yang sengaja dibawa di bagasi motornya. Ia pertamakali menyerang korban Adel dengan beberapa tusukan kemudian menyerang korban Aisyah.

“Pelaku ini merasa kesal karena korban Adel tidak mau melayani pelaku, sehingga dia keluar dan mengambil pisau yang ada di jok motornya. Setelah itu dia menghampiri koban di kamar dan langsung menusuk bagian punggung. Pada saat kejadian korban Aisyah melihat kejadian tersebut dan berteriak meminta tolong dikarenakan pelaku panik dan pelaku menyerang Aisyah juga,” ucap Dedy dikutip dari detikjabar.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal Tersangka SS akan dijerat dengan Pasal 338 subsider 351 dan atau 365 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker