AI News

245 RTLH Jadi Perhatian, Pemkot Prabumulih Percepat Penyediaan Rumah Layak Huni

PRABUMULIH, DIFANEWS – Pemerintah Kota Prabumulih terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kemiskinan melalui penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Hingga pertengahan 2026, sebanyak 399 unit Rumah Layak Huni (RLH) telah berhasil direalisasikan sebagai bagian dari Program Pembangunan 3 Juta Rumah yang menjadi program strategis nasional.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi dan Monitoring Program Pengentasan Kemiskinan serta Pembangunan 3 Juta Rumah yang digelar Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Prabumulih di Ruang Rapat Lantai I Pemerintah Kota Prabumulih, Senin (27/7/2026).

Rapat dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H. Elman, S.T., M.M., didampingi Kepala Dinas Perkim Kota Prabumulih Enharudin, S.T., M.Si. Hadir pula perwakilan Dinas Perkim Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Muhammad Senen Har, S.IP., M.Si., serta sejumlah perangkat daerah, di antaranya Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dinas PUPR, Dinas Sosial, BPBD, Bapenda, dan BPS Kota Prabumulih.

Dalam arahannya, Sekda H. Elman menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurutnya, kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah menjadi kunci agar program pemerintah benar-benar tepat sasaran.

“Program pembangunan rumah layak huni merupakan salah satu upaya nyata meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus bersinergi agar pelaksanaannya berjalan efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Pada rapat tersebut juga dipaparkan hasil pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berdasarkan Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dari total 245 unit RTLH di Kota Prabumulih, sebanyak 83 unit dinyatakan memenuhi syarat (eligible) untuk mendapatkan bantuan, sedangkan 162 unit lainnya belum memenuhi kriteria berdasarkan hasil verifikasi lapangan.

Sementara itu, capaian pembangunan rumah di Kota Prabumulih dinilai cukup positif. Berdasarkan data Dinas Perkim Provinsi Sumatera Selatan per 23 Juni 2026, sebanyak 399 unit Rumah Layak Huni telah terealisasi. Rinciannya, 388 unit dibangun melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan 11 unit berasal dari dukungan Corporate Social Responsibility (CSR).

Data tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor perbankan, dan dunia usaha mulai memberikan dampak nyata dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Prabumulih berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menyatukan langkah untuk mempercepat penanganan RTLH sekaligus mendukung target nasional Program 3 Juta Rumah, sehingga semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat menikmati tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak huni. (ril)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + four =

Back to top button