DIFANEWS.COM – Pertarungan Canelo Alvarez melawan Christian Mbilli kini dipastikan bakal digelar pada 31 Oktober, seperti disampaikan langsung oleh Canelo kepada Ariel Helwani.
Bentrokan tersebut awalnya dijadwalkan berlangsung pada 12 September di Riyadh, Arab Saudi. Namun, pengumuman penundaan dibuat sekitar tiga pekan lalu tanpa disertai alasan yang jelas saat itu.
Canelo kini mengungkapkan bahwa “beberapa masalah dalam (internal) keluarganya” mendadak muncul, sehingga ia tidak siap untuk masuk ke kamp pelatihan karena harus menyelesaikan permasalahan tersebut terlebih dahulu.
Canelo (63-3-2, 39 KO) akan menantang Mbilli (29-0-1, 24 KO) demi merebut sabuk juara dunia kelas menengah super WBC. Mbilli sendiri naik takhta dari status juara interim setelah pensiunnya Terence “Bud” Crawford—sosok yang menumbangkan Canelo untuk menjadi juara sejati tak terbantahkan di kelas menengah super pada September 2025.
Canelo belum pernah bertarung lagi sejak kekalahan tersebut. Di sisi lain, Mbilli memiliki jeda waktu absen yang sama panjangnya, mengingat laga terakhirnya terjadi di partai pendamping duel Canelo vs Crawford. Saat itu, Mbilli bertarung imbang melawan Lester Martinez, yang kini memegang status juara interim WBC.
Pertarungan ini dipastikan tetap berlangsung di Riyadh dan disiarkan secara langsung melalui layanan pay-per-view DAZN atau tingkatan berlangganan “Ultimate”.
Meskipun demikian, tanggal 12 September tetap bakal menyajikan pertarungan akbar, lantaran tanggal tersebut menjadi ajang bentrokan kelas welter antara Ryan Garcia melawan Conor Benn yang digelar Zuffa Boxing dan
ditayangkan di Paramount+.***



