AI News

Atlet Muda PALI Bersinar di Kejurprov Catur Sumsel, 9 Medali Berhasil Dikoleksi

PALI, DIFANEWS – Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menunjukkan taringnya di kancah olahraga Sumatera Selatan. Kontingen catur PALI sukses memborong 9 medali pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Sumsel 2026.

Dari sembilan medali tersebut, PALI mengoleksi 2 emas, 5 perak dan 2 perunggu. Torehan itu sekaligus membawa PALI masuk jajaran empat besar daerah dengan perolehan medali terbanyak.

Berdasarkan rekapitulasi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sumatera Selatan tertanggal 13 September 2026, PALI berada di bawah Palembang, Muara Enim dan Musi Banyuasin dalam klasemen perolehan medali.

Capaian tersebut menjadi semakin istimewa karena prestasi PALI tidak hanya datang dari atlet senior. Sejumlah atlet muda dari berbagai kelompok usia turut menyumbangkan medali, menunjukkan bahwa pembinaan catur di Bumi Serepat Serasan mulai menghasilkan regenerasi yang menjanjikan.

Dua medali emas PALI masing-masing dipersembahkan Fravesi dari kategori Senior Putri dan Intan Putri Rinaldy dari kategori Junior B Putri (U-17).

Sementara lima medali perak diraih Jessica Wulandari pada Junior A Putri (U-19), Abdullah Maulana pada Junior C Putra (U-15), Akira Saputri pada Junior D Putri (U-13), serta dua atlet kategori Junior E (U-11), yakni ACM M. Almeer Kapriaga dan ACM Khaira Aleena Kapriaga.

Adapun dua medali perunggu disumbangkan Althifa Azzahra Alqodri dari Junior E Putri (U-11) dan Damil Valiyyou dari Junior D Putra (U-13).

Ketua Percasi Kabupaten PALI, Dr. Aryansyah, mengaku bangga atas pencapaian para atlet. Menurutnya, sembilan medali tersebut merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih dan seluruh pihak yang selama ini mendukung perkembangan olahraga catur di PALI.

“Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai para atlet catur PALI. Ini merupakan hasil kerja keras dan perjuangan mereka di tengah persaingan yang cukup ketat,” ujar Aryansyah.

Ia meminta para atlet tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, hasil yang diraih pada Kejurprov 2026 harus dijadikan bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kemampuan menghadapi kejuaraan berikutnya.

“Jangan patah semangat. Terus berlatih, evaluasi kekurangan dan tingkatkan kemampuan untuk menjadi lebih baik lagi. Prestasi hari ini harus menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi ke depannya,” pesannya.

Aryansyah yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten PALI itu menilai keberhasilan para atlet menjadi bukti bahwa potensi catur di daerah tersebut cukup besar dan perlu terus dikembangkan melalui pembinaan yang konsisten.

Apresiasi juga datang dari Ketua KONI Kabupaten PALI, M Firman Irpama. Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh atlet yang telah membawa nama PALI bersaing di tingkat provinsi.

“Kami sangat bangga dengan capaian atlet-atlet catur PALI. Raihan sembilan medali ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di PALI terus menunjukkan hasil yang positif,” kata Firman.

Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti di Kejurprov 2026. Menurutnya, capaian ini harus menjadi pijakan untuk mencetak prestasi yang lebih tinggi pada berbagai kejuaraan di masa mendatang.

“Yang terpenting adalah konsistensi latihan, pembinaan berkelanjutan dan dukungan terhadap atlet. Dengan itu, kami optimistis prestasi catur PALI akan semakin berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dispora Kabupaten PALI, Amrullah, menilai keberhasilan menembus empat besar merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.

Menurutnya, prestasi tersebut tidak terlepas dari pembinaan atlet yang dilakukan melalui PPLPD Dispora PALI maupun binaan Percasi PALI yang terhimpun di KONI PALI.

“Prestasi ini tidak terlepas dari pembinaan atlet catur yang dilakukan, baik melalui PPLPD Dispora PALI maupun binaan Percasi PALI yang terhimpun di KONI PALI,” terang Amrullah.

Ia menilai keberhasilan atlet-atlet junior menyumbangkan medali menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga catur PALI. Pembinaan usia dini dan junior dinilai mulai memperlihatkan hasil yang nyata.

“Raih posisi empat besar adalah langkah awal yang baik. Tentunya kita berharap pada event-event yang akan datang, atlet-atlet PALI bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi dan mampu naik ke posisi yang lebih tinggi,” harapnya.

Dengan raihan 2 emas, 5 perak dan 2 perunggu, PALI kini memiliki modal penting untuk terus memperkuat pembinaan olahraga catur. Dominasi kontribusi atlet junior juga menjadi gambaran bahwa regenerasi pecatur di Bumi Serepat Serasan mulai berjalan dan berpotensi melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional. (ril)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × four =

Back to top button