BeladiriSports

Deontay Wilder Berkoar Bakal Bisa Hentikan Oleksandr Usyk

DIFANEWS.COM – Deontay Wilder meyakini punya  semua yang dibutuhkan untuk menjadi petinju pertama yang menjatuhkan Oleksandr Usyk dengan KO.

Dua raksasa kelas berat ini tampaknya akan berbagi ring pada 2026 setelah kedua petinju menyatakan minatnya untuk beradu jotos dalam waktu dekat.

Manajer ‘The Bronze Bomber’, Shelly Finkel, menyatakan bahwa mereka akan dengan senang hati memasukkan Usyk ke dalam rencana mereka untuk tahun depan.

“Usyk adalah juara yang hebat,” kata Finkel kepada Sky Sports. “Kami punya rencana untuk tahun depan, dan kami ingin Oleksandr Usyk menjadi bagian dari rencana itu. Jika kami menerima tawaran yang tepat, kami terbuka untuk pertarungan itu.”

Buat Wilder, duel lawan Usyk nampaknya sekadar opsi mencari uang. Sebab, petinju Amerika ini kemudian membeberkan secara detail bagaimana ia yakin bisa mengalahkan bintang yang belum terkalahkan tersebut.

“[Saya harus menggunakan] jab, menggunakan gerakan lateral, dan melakukan apa yang paling saya kuasai—melepaskan pukulan tangan kanan,” kata Wilder dalam wawancara dengan Fight Hub TV jelang pertarungannya melawan Zhang Zhilei tahun lalu.

“Saya merasa, jika pukulan kanan saya tepat sasaran, itu akan menghancurkan siapa pun. Itu akan menjadi KO.”

“Jadi, saya harus menyusun strategi untuk menjangkaunya, tetapi satu hal yang pasti: dia adalah petarju kidal dan saya menyukai kidal.”

“Saya selalu datang untuk memberikan apa yang ingin dilihat orang sebagai petinju kelas berat, dan itu adalah KO.”

Pertarungan ini telah mendapat lampu hijau dari WBC. Presiden WBC Mauricio Sulaiman mengungkapkan bahwa Komite Kejuaraan telah mengabulkan petisi yang diajukan oleh Usyk.

Sulaiman mengatakan kepada Sky Sports: “Deontay Wilder berada di peringkat No. 8 atau No. 9, jadi dia memenuhi syarat untuk menantang Oleksandr Usyk jika mereka ingin melakukannya. Usyk memang mengajukan petisi untuk pertahanan sukarela (voluntary defence), yang dikabulkan hari ini.”

IBF juga tidak akan mempermasalahkan jika Usyk memilih Wilder sebagai lawan berikutnya. Seorang juru bicara mengatakan kepada publikasi yang sama: “IBF tidak berada dalam rotasi berikutnya. Ini hanya akan menjadi masalah bagi kami jika dia harus melakukan duel wajib gelar IBF-nya.”

Kini, Usyk tinggal menunggu restu yang sama dari WBA.***

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button