AI News

PEP Rantau Field Simulasikan Banjir Besar, Ratusan Pekerja dan Warga Dilatih Evakuasi

ACEH TAMIANG, DIFANEWS – Ratusan pekerja Pertamina EP (PEP) Rantau Field bergegas meninggalkan aktivitas kerja ketika suara sirene peringatan dini tiba-tiba terdengar di Kompleks PEP Rantau Field, Aceh Tamiang, Kamis (17/9/2026).

Mereka tidak lagi terpaku di ruang kerja. Sejumlah pekerja mengambil dokumen penting yang telah disiapkan dan bergerak menuju titik kumpul melalui jalur evakuasi yang telah ditentukan.

Dari titik kumpul, kendaraan pengangkut pekerja kemudian bergerak menuju Lapangan Golf Rantau. Evakuasi juga melibatkan mitra kerja, keluarga pekerja serta masyarakat sebagai bagian dari skenario penanganan bencana.

Setibanya di Lapangan Golf Rantau, petugas telah bersiaga untuk mengarahkan pekerja, mitra kerja dan masyarakat menuju lokasi yang telah ditentukan.

Pemandangan tersebut bukanlah kondisi banjir sebenarnya. Seluruh rangkaian kegiatan merupakan simulasi taktis penanggulangan bencana banjir skala besar yang digelar PEP Rantau Field.

Simulasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan perusahaan dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir akibat curah hujan ekstrem.

Dalam simulasi, perhatian khusus diberikan terhadap proses evakuasi kelompok rentan, seperti lanjut usia, anak-anak dan ibu hamil. Kecepatan evakuasi dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mengurangi potensi korban ketika bencana terjadi.

Selain praktik evakuasi, manajemen PEP Rantau Field juga memberikan edukasi kepada pekerja, mitra kerja dan masyarakat mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan saat menghadapi bencana.

Mulai dari mengenali tanda-tanda bencana, mengikuti arahan petugas, menggunakan jalur evakuasi hingga menuju lokasi pengungsian.

Salah seorang mitra kerja, Noor Arif Sultan Bahari, menilai simulasi tersebut memberikan manfaat bagi pekerja dan mitra kerja.

Menurutnya, kegiatan itu memberikan gambaran mengenai pola penanganan bencana yang dapat diterapkan apabila kondisi darurat benar-benar terjadi.

Kami sangat bersyukur manajemen begitu peduli dengan keselamatan pekerja dan mitra kerja saat terjadi bencana. Bagi saya, simulasi ini sangat penting karena sudah menggambarkan bagaimana bencana terjadi dan langkah yang dilakukan pekerja dan mitra kerja sebelum dan sesudahnya,” ujarnya.

Sementara itu, Field Manager Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah, mengatakan simulasi tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga mempraktikkan proses evakuasi hingga penanganan di lokasi pengungsian.

Simulasi ini menggambarkan bagaimana bencana terjadi dan langkah yang dilakukan sebelum dan sesudah bencana hidrometeorologi. Dan tentu masih banyak hal-hal yang harus disiapkan saat terjadi bencana,” katanya.

Ia menjelaskan, simulasi melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari pekerja, mitra kerja, keluarga pekerja, pelajar, pekerja rumah sakit hingga perwakilan masyarakat Kecamatan Rantau.

Pelibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai prosedur keselamatan dan evakuasi ketika bencana terjadi.

Harapannya semua sudah teredukasi bila menghadapi banjir. Kita mencegah dampak banjir lebih besar. Ketika melakukan evakuasi lebih cepat, dampak buruk dari banjir bisa lebih kecil atau dihilangkan,” ungkapnya.

Tentang Pertamina EP Field Rantau

PT Pertamina EP Field Rantau merupakan salah satu wilayah kerja di bawah Pertamina Hulu Rokan Zona 1 yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Provinsi Aceh.

Kegiatan operasional PEP Rantau berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut). Area operasional PEP Rantau tersebar di dua kabupaten/kota yang mencakup empat kecamatan dan puluhan desa.

PEP Rantau Field juga menjalankan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) pada bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan dan tanggap bencana sebagai bagian dari upaya mendukung pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. (ril)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × one =

Back to top button