Futsal

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pelatih Futsal Berlisensi

Jakarta, difanews.com — Pesatnya perkembangan futsal di Indonesia seyogyanya didukung dengan pelatih-pelatih berkualitas atau berlisensi agar mereka pun bisa mencetak pemain-pemain berkualitas teknis memadai.

Memang belum ada data resmi mengenai jumlah penggemar dan pemain futsal di Indonesia. Namun, dipastikan jumlahnya puluhan ribu mulai dari pemain kelompok umur, amatir, hingga profesional. Jumlah itu bisa dikatakan tak sebanding dengan jumlah pelatih berlisensi.

Dilansir bolalob.com dari SatuIna.com, Federasi Futsal Indonesia atau FFI baru mencatat ada 1950 pelatih berlisensi Level 1 Nasional, 527 berlisensi AFC Level 1, dan 53 pelatih berlisensi AFC Level 2.

Itu sebabnya Futsal Development FFI berencana menambah kuantitas pelatih futsal berlisensi.

 “Harapannya tentu terjadi pemerataan di 34 provinsi, biar pelatih-pelatih memiliki lisensi. Baik lisensi nasional, AFC Level 1, 2, hingga 3,” kata Andri Irawan, mantan pelatih Timnas futsal Indonesia dan instruktur futsal FFI.

“Maka semua aspek itu menjadi pokok pembahasan dalam futsal development. Artinya, nanti kualitas harus didukung kuantitas,” ujar lanjutnya.

Menurut Andri, jumlah pelatih yang ada dirasa kurang mengingat luasnya wilayah Indonesia. Apalagi saat ini sudah ada standarisasi untuk pelatih-pelatih di klub futsal profesional maupun semi-profesional.

Contohnya saja di AFC di mana pelatih kepala dari tim yang mengikuti agenda futsal Asia wajib berlisensi Level 2 AFC. Standar ini lalu diikuti pada Pro Futsal League di Tanah Air.

 “Apalagi kalau bicara pemerataan, rasanya masih sangat kurang. Kalau pemerataan sudah terjadi di 34 provinsi, ya minimal AFC Level 1, maka pengembangan pemain bisa lebih baik dan benar. Regenerasi pemain pun berjalan lancar,” tandasnya.

Foto:
Indonesia butuh banyak pelatih futsal berlisensi. (foto: bolalob.com)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker