Beladiri

Istri Maxim Dadashev, Petinju yang Tewas setelah Bertarung, Bertekad Besarkan Anak Laki-lakinya

JAKARTA, DIFANEWS.com — Duka paling medalam tentu dirasakan Elizabeth, istri Maxim Dadashev, petinju yang akhirnya tewas setelah empat hari menjalani perawatan intensif di RSP UM Prince George menyusul kekalahan KO berutal ronde 11 dalam duel di Oxon Hill, Jumat (19/7).

Duel merupakan eliminasi kelas welter ringan IBF. Jika menang, Dadashev menggenggam tiket sebagai penantang juara dunia IBF.

Pascaoperasi karena cedera otak serius, Dadashev dalam keadaan koma hingga akhirnya pergi untuk selamanya. Meninggalkan istri dan seorang anak laki-laki.

“Dengan duka mendalam saya konfirmasikan meninggalnya suami saya, Maxim Dadashev,” katanya. Ia melanjutkan bahwa ia memastikan akan membesarkan anak laki-lakinya seperti sang ayah.

“Ia orang yang sangat baik yang berjuang hingga titik akhir. Putra kami akan tumbuh menjadi laki-laki sejati seperti sang ayah.”

Duel melawan Subriel Matias berjalan brutal di mana Dadashev benar-benar kewalahan mendapatkan pukulan bertubi-tubi.

Pelatih Budy McGirt menghentikan derita Dadashev ronde 11 setelah melihat tak ada peluang lagi bagi Dadashev untuk menang. McGirt bahkan mengaku sudah minta Dadashev ‘menyerah’ sejak ronde 9, namun sang petinju ngotot ingin terus bertarung.

Bahkan, pada ronde 11 pun Dadashev masih protes atas keputusan McGirt.

Terbukti Dadashev kemudian terjatuh saat berjalan menuju ruang ganti dan buru-buru dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Ia disebutkan kena gegar otak serius. Operasi yang dilakukan tim dokter ternyata tak mampu menyelamatkan nyawa Dadashev. Ia meninggal dunia pada Selasa (23/7).

“Sangat sedih mendengar berita ini. Doa untuk istrinya, Elizabeth, anak laki-lakinya, dan keluarganya,” ujar mantan petinju kelas berat Inggris, Lennox Lewis, melalui akun Twitter-nya.

“Ini sebabnya Anda jangan bermain tinju. Ini bukan permainan.”

“Setiap petinju paham, ketika ia naik ring, bisa jadi itu langkah terakhirnya, kami hanya berdoa semoga hal terburuk tak terjadi.”

“Benar-benar sedih mendengar kabar kepergian Maxim Dadashev. Istirahat dalam damai,” kata promotor Eddie Hearn.

Banyak rasa duka mendalam lain dilayangkan petinju dan tokoh tinju melalui akun media sosial masing-masing. Salah satunya adalah Terence Crawford.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker