Lolos Ke Perempat Final, Swiss Akhiri Penantian 72 Tahun Di Piala Dunia
DIFANEWS.COM – Tim Nasional Swiss berhasil mengalahkan Kolombia melalui drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-3 di Vancouver, Kanada, pada Rabu (8/7) dini hari WIB. Kemenangan ini mengantarkan Swiss melangkah ke babak perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1954.
Ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Swiss berhasil memenangkan lebih dari satu pertandingan di fase gugur dalam satu edisi Piala Dunia, sekaligus kelolosan pertama mereka ke babak delapan besar sejak terakhir kali menjadi tuan rumah turnamen tersebut 72 tahun silam.
Keberhasilan ini sekaligus memutus tren negatif Swiss yang selalu mentok di babak 16 besar pada tiga edisi Piala Dunia terakhir saat turnamen masih diikuti oleh format lama 32 tim.
Dengan hasil ini, Swiss akan langsung terbang ke Kansas City, Missouri, untuk melakoni laga perempat final pada hari Sabtu mendatang. Mereka sudah ditunggu oleh sang juara bertahan, Argentina, yang beberapa jam sebelumnya sukses melakukan comeback dramatis untuk mendepak Mesir dengan skor 3-2.
Benturan Dua Gaya Permainan
Pertandingan yang disaksikan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino di Stadion BC Place ini berjalan sangat ketat. Mayoritas penonton yang memadati stadion kompak mengenakan atribut kuning demi mendukung Kolombia.
Kolombia tampil dengan kekuatan penuh, Di sisi lain, Swiss dengan kondisi pincang tanpa bintang muda mereka yang tengah naik daun di Piala Dunia kali ini, Johan Manzambi.
Gelandang berusia 20 tahun itu mengalami cedera saat sesi latihan pada hari Senin. Manzambi merupakan pilar penting yang telah mengoleksi tiga gol dan dua asis dalam empat pertandingan pertama Swiss di turnamen ini.
Laga ini juga menyajikan benturan dua gaya permainan yang sangat kontras. Swiss: Tampil dengan pendekatan yang lebih terorganisasi, disiplin, dan unggul tipis dalam penguasaan bola (possession). Kolombia: Tampil dengan gaya yang jauh lebih agresif dan berorientasi menyerang.
Pasukan Nestor Lorenzo sebenarnya memiliki dua peluang emas untuk memenangkan pertandingan di babak perpanjangan waktu. Sundulan Jhon Lucumi membentur mistar gawang, sebelum Jaminton Campaz melepaskan tembakan yang melambung di atas mistar.
Padahal, Campaz tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper memanfaatkan kesalahan fatal dari kapten Swiss, Granit Xhaka. Kedua tim gagal mencetak gol di babak normal hingga perpanjangan waktu. Pemenang ditentukan lewat adu tendangan penalti.
Ruben Vargas Jadi Pahlawan dari Bangku Cadangan
Langkah Kolombia harus terhenti setelah tendangan penalti Davinson Sanchez menghantam mistar gawang, dan eksekusi dari Cucho Hernandez berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Swiss, Gregor Kobel.
Pahlawan kemenangan Swiss, Ruben Vargas, sebenarnya sempat meninggalkan sesi latihan hari Senin lebih awal karena masalah kebugaran. Namun, ia dinyatakan fit untuk memulai laga dari bangku cadangan.
Vargas kemudian masuk ke lapangan pada masa injury time di akhir waktu normal, dan akhirnya sukses mengeksekusi penalti yang mengantarkan negaranya ke 8 besar Piala Dunia 2026.



