BeladiriSports

Pecahkan Rekor Dunia, Usyk vs Wilder Bakal Guncang San Francisco di Depan 150 Ribu Penonton Gratis

DIFANEWS.COM – Oleksandr Usyk akhirnya mengakui bahwa dirinya mempertimbangkan untuk bertarung melawan Tyson Fury untuk ketiga kalinya—selama duel tersebut kembali memperebutkan gelar juara dunia tak terbantahkan (undisputed).

Kedua bintang ini telah terlibat rivalitas sengit yang menghasilkan dua laga blokbuster pada 2024. Dalam pertemuan pertama, petinju Ukraina itu menang angka setelah duel epik melawan sang petarung Inggris, dan resmi menjadi juara dunia sejati.

Tujuh bulan kemudian, dalam laga ulang, Usyk kembali membuktikan keunggulannya dalam pertarungan ketat. Tak lama setelah kekalahan itu, Fury sempat mengumumkan pensiun, sebelum akhirnya memutuskan kembali naik ring beberapa bulan kemudian.

Fury (37) telah lama menuntut laga trilogi, dengan syarat pertandingan digelar di Inggris setelah dua pertemuan mereka sebelumnya berlangsung di Arab Saudi. Meskipun penasihat Usyk, Serhii Lapin, sempat menyatakan bahwa “bab tersebut sudah tertutup,” Usyk kini membuka pintu kembali.

Dalam wawancara dengan Ready to Fight, Usyk yang baru saja menginjak usia 39 tahun akhir pekan lalu, menargetkan tahun 2026 yang besar dan berencana terus bertarung selama dua tahun lagi. “Mengapa tidak (melawan Fury)? Tapi hanya jika itu adalah pertarungan untuk status juara tak terbantahkan lagi,” tegas Usyk.

Persiapan “The Gypsy King”

Di sisi lain, Tyson Fury terpantau sedang berlatih keras di Thailand demi mengembalikan kondisi fisiknya. Ia menargetkan laga pemanasan sebelum akhir April sebelum potensi duel raksasa di musim panas. Lewat unggahan Instagram, Fury memberikan sinyal pengumuman besar.

“Kembalinya ‘The Mac’ sudah dekat. Saya sangat termotivasi dan berada di tempat yang luar biasa secara mental, fisik, dan emosional. Pengumuman besar segera hadir,” tulis Fury.

Misi Menumbangkan Wilder di San Francisco

Namun, Fury mungkin harus mengantre. Usyk saat ini sangat tertarik menghadapi Deontay Wilder untuk melengkapi daftar kemenangannya atas “Big Three” (Joshua, Fury, dan Wilder).

“Saya ingin bertarung di Amerika. Wilder telah berada di puncak selama 10 tahun terakhir. Saya sudah mengalahkan Joshua dua kali, Fury dua kali, dan satu yang tersisa adalah Wilder,” ungkap Usyk.

Laporan mengejutkan muncul bahwa San Francisco tengah merencanakan ajang tinju yang memecahkan rekor dunia, dengan kapasitas hingga 150.000 penonton di Civic Center Plaza secara terbuka. Proyek yang dipelopori oleh YouTube dan IVisit Boxing (IVB) ini akan menjadi bagian dari seri ‘Iconic’.

Pihak promotor sangat berharap Usyk terlibat dalam ajang ini. Yang lebih menarik, sebagian besar tiket rencananya akan digratiskan bagi para penggemar.

Pimpinan IVB, Ed Pereira, mengatakan: “Kami ingin menciptakan momen budaya global di San Francisco. Penggemar ingin melihat pertarungan terbesar di panggung terbesar, dan kami ingin membuatnya dapat diakses oleh semua orang melalui YouTube.”

Trilogi Bersyarat Berat dan Berliku

Jika membaca komentar Usyk bahwa dia mau melakukan trilogi dengan Fury hanya jika duel itu memperebutkan gelar tak terbantahkan.

Artinya apa? Artinya, duel itu harus memperebutkan 4 sabuk gelar (WBA, WBC, IBF, dan WBO). Saat ini, Usyk menggenggam 3 sabuk (WBA, WBC, dan IBF) setelah dia melepaskan sabuk WBO karena enggan melakukan duel wajib dengan Fabio Wardley yang dinaikkan statusnya sebagai juara WBO setelah pelowongan yang dilakukan Usyk.

Logikanya, jika Usyk akan segera bertarung dengan Wilder, maka duel dengan Fury dilakukan sesudahnya. Tapi, Fury harus menggenggam sabuk IBF dengan, misalnya, mengalahkan Wardley.

Fury sendiri akan melakukan duel pemanasan sebelum menggelar duel besar sesudah duel pemanasannya. Apakah itu nantinya dengan Wardley? Siapa yang tahu? Bisa jadi malah dengan Anthony Joshua.

Jadi, skenario trilogi Usyk vs Fury akan cukup berliku. Bisa terjadi akhir 2026, atau kwartal pertama 2027.***

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button