Pukulan Maut ‘The Silent Roller’ Efe Ajagba Hancurkan Charles Martin Lewat TKO Brutal di Zuffa Boxing 03 di Las Vegas
DIFANEWS.COM – Dalam ajang utama Zuffa Boxing 03 di Las Vegas, petinju kelas berat asal Nigeria, Efe Ajagba, dengan tenang melumat mantan juara IBF Charles Martin hanya dalam empat ronde di Meta Apex, Las Vegas, Minggu (15/2).
Martin mengawali laga dengan kombinasi satu-dua yang apik, memamerkan kecepatannya di menit-menit awal, dan menggunakan kelincahannya untuk melakukan serangan balik yang efektif.
Namun, saat ronde pertama hampir berakhir, Ajagba mulai menemukan celah untuk serangannya, membuat Martin merasakan untuk pertama kalinya kekuatan pukulan berat sang petinju berjuluk “The Silent Roller”.
Martin bertarung dengan cerdas dari jarak luar sepanjang ronde kedua, mencetak poin berkali-kali saat Ajagba mencoba merangsek maju untuk melontarkan pukulan besar.
Kemudian, di akhir ronde, Martin sempat tampak menggoyahkan Ajagba dengan cross kiri yang tepat waktu. Namun, meski diikuti dengan kombinasi pukulan yang tajam, ia gagal membuat terobosan berarti hingga bel berbunyi.
Duel meledak di ronde ketiga. Martin yang sedang bertarung dengan baik dari jarak jauh dan mendaratkan beberapa pukulan kiri yang solid, tiba-tiba terjungkal keras setelah Ajagba merangsek masuk dan melepaskan pukulan kanan yang telak.
Martin berhasil bangkit sebelum hitungan wasit berakhir, namun kakinya tampak tidak stabil saat laga dilanjutkan. Meski terlihat hampir habis, Martin menunjukkan keberanian dan tekad besar untuk bertahan hingga ronde berakhir.
Ajagba melanjutkan dominasinya di ronde keempat. Ia terus memburu Martin di sekeliling ring dan mendaratkan pukulan-pukulan besar. Sebuah pukulan kanan kembali menjatuhkan Martin untuk kedua kalinya.
Setelah petinju Amerika itu berhasil bangkit lagi, Ajagba akhirnya memaksa wasit Thomas Taylor untuk menghentikan laga setelah rentetan pukulan berat lainnya mendarat telak tanpa ampun.
Ini menjadi kemenangan penghentian ke-15 dalam karier Ajagba, memperbaiki rekornya menjadi 21-1-1 sekaligus memberikan peringatan keras bagi seluruh petinju di divisi kelas berat.
Di duel sebelumnya, Umar Zambekov petinju Austria/Rusia, beradu dengan Ahmed Elbiali asal Mesir. Keduanya juga menyuguhkan apa yang diinginkan para penggemar saat Dzambekov ‘mematikan lampu’Elbiali dengan pukulan uppercut kanan yang sangat ganas.
Dzambekov mengendalikan jalannya pertarungan dengan mudah di ronde pertama. Ia kemudian menjatuhkan “bom” di ronde kedua, membuat kaki Elbiali gemetar saat tergeletak di kanvas dengan tatapan mata kosong.
Wasit Allen Huggins tidak merasa perlu melakukan hitungan dan langsung menghentikan duel. Waktu menunjukkan 0:57 pada ronde kedua.
Dengan hasil ini, Dzambekov mempertajam rekornya menjadi 14-0 (10 KO), sementara Elbiali turun menjadi 24-2 (19 KO).
Sebelumnya, di pentas Zuffa Boxing 03 ini, petinju kelas ringan yang kurang diunggulkan, Jaybrio Pe Benito, mengejutkan Abel Mejia yang lebih difavoritkan dengan dua pukulan yang menjatuhkannya secara telak.
Pukulan pertama yang merobohkan lawan datang dari hook kiri saat ronde kedua hanya tersisa beberapa detik saja.
Pe Benito tidak membuang waktu saat ronde ketiga dimulai; ia mendaratkan pukulan silang kanan yang menghancurkan dan membuat Mejia tersungkur jatuh.
Entah bagaimana, Mejia berhasil bangkit sebelum hitungan wasit berakhir, namun wasit Mark Nelson menilai kondisinya sudah terlalu parah dan menghentikan pertandingan pada detik 0:48 ronde keempat sembari merangkul petarung yang tampak syok tersebut.
Dengan hasil ini, rekor Pe Benito naik menjadi 7-0 (5 KO), sementara Mejia harus menelan kekalahan pertamanya dengan rekor 10-1 (7 KO).***



