Stranger Things Season 5 Tutup Kisah Hawkins, Finale Panjang 2 Jam Lebih Cetak Rekor Fantastis
DIFANEWS.COM – Serial sci-fi fenomenal Stranger Things akhirnya resmi menutup kisahnya. Episode finale Season 5 bertajuk “The Rightside Up” dirilis secara global pada Kamis, (1/1/2026) sekaligus mengakhiri perjalanan panjang Eleven dan geng Hawkins melawan teror Upside Down.
Namun penutup cerita ini bukan sekadar soal ending. Stranger Things Season 5 langsung mencetak sejarah baru bagi Netflix. Berdasarkan laporan Nielsen, pada pekan penayangan perdana sejak 24 November 2025, musim kelima Stranger Things meraih 8,46 miliar menit tontonan, atau setara dengan sekitar 140 juta jam ditonton secara global hanya dalam satu minggu.

Angka tersebut bukan hanya mengukuhkan Stranger Things sebagai salah satu serial terbesar sepanjang masa, tapi juga menetapkan standar baru yang bahkan Netflix sendiri diprediksi akan sulit melampauinya.
Jadwal Tayang Season 5
Musim kelima Stranger Things dibagi menjadi tiga bagian:
Volume 1: 26 November 2025
Volume 2: 25 Desember 2025
Volume 3 (Finale): 31 Desember 2025 (AS) / 1 Januari 2026 (Indonesia)

Episode terakhir memiliki durasi 2 jam lebih (2 jam 8 menit), menjadikannya salah satu episode terpanjang dalam sejarah serial Netflix.
Menariknya, Netflix juga menayangkan episode final secara terbatas di bioskop-bioskop tertentu di Amerika Serikat dan Kanada, yang berarti sebagian penonton tidak menontonnya lewat streaming sehingga angka 8,46 miliar menit belum sepenuhnya mencerminkan total audiens.
Apa yang Terjadi di Endingnya?
Tanpa spoiler detail, Volume 3 membawa penonton ke pertarungan klimaks melawan Vecna dan ancaman Upside Down yang telah dibangun sejak awal musim. Seluruh karakter utama bersatu dalam misi terakhir demi menyelamatkan Hawkins.
Ending Stranger Things 5 disebut emosional dan reflektif. Beberapa karakter mengalami perubahan besar dalam hidup mereka baik soal hubungan, kehilangan, hingga arah masa depan setelah konflik berakhir. Ada momen tragis, tapi juga penutup yang memberi rasa tuntas bagi penggemar setia.
Reaksi dan Kritik Fans
Reaksi penggemar di media sosial terbilang campur aduk. Banyak yang memuji keberanian Netflix dan kreator menutup cerita dengan skala besar dan emosional. Namun sebagian fans juga mengkritik tempo cerita di beberapa episode Volume 2 serta pengembangan karakter tertentu.
Meski begitu, Stranger Things tetap menjadi pembicaraan global dan kembali mendominasi media sosial sejak episode finalnya dirilis.
Serial “Kejutan” ke Ikon Budaya Pop
Saat pertama kali tayang pada 2016, Stranger Things datang tanpa ekspektasi besar. Serial ini dibintangi aktor-aktor muda yang belum dikenal luas, dan diciptakan oleh Matt Duffer dan Ross Duffer, yang kala itu juga belum menjadi nama besar.
Namun seiring waktu, Hawkins, Upside Down, dan karakter Eleven menjelma menjadi bagian penting budaya pop global dari musik, fashion, hingga cara bercerita serial modern.
Tamat
Meski kisah utama Stranger Things telah berakhir, semestanya belum benar-benar selesai. Dunia Stranger Things sudah berkembang ke berbagai medium, termasuk pertunjukan teater Stranger Things: The First Shadow dan sejumlah komik spin-off.
Netflix juga telah mengonfirmasi serial animasi Stranger Things: Tales from ’85 yang dijadwalkan rilis pada 2026, serta satu proyek spin-off live-action lain yang masih dirahasiakan.
Dengan rekor fantastis dan ekspansi cerita lintas format, Stranger Things membuktikan bahwa meski ceritanya di Hawkins telah tamat, warisannya masih jauh dari selesai.



