Rangkuman Hasil Liga Champions – Malam Penuh Air Mata di Allianz Stadium: Perlawanan Heroik Weston McKennie dkk Kandas oleh 2 Gol Menit Akhir Galatasaray
DIFANEWS.COM – Sepakbola Italia seolah sedang berada di titik nadir dalam kompetisi kasta tertinggi Eropa musim ini.
Sebelum laga leg kedua dimulai, awan mendung sudah menggelayut di atas klub-klub Serie A. Inter Milan, Atalanta, dan Juventus semuanya harus memulai laga dengan defisit minimal dua gol. Kondisi semakin diperparah setelah sang juara bertahan, Napoli, sudah lebih dulu tersingkir dari kompetisi.
Ketika Inter Milan secara mengejutkan gagal membalikkan keadaan melawan tim non-unggulan Bodo/Glimt, kekhawatiran bahwa Italia tidak akan memiliki wakil di babak 16 besar mulai menjadi kenyataan. Namun, asa sempat muncul di hari Rabu. Atalanta tampil luar biasa dengan melumat Borussia Dortmund 4-1 untuk memastikan diri melaju ke babak undian hari Jumat.
Drama 12 Gol: Perjuangan dan Air Mata Juventus
Di Turin, Juventus melakoni salah satu laga paling emosional dalam sejarah mereka. Menjamu Galatasaray, Juve sempat berada di ambang keajaiban setelah tertinggal jauh di leg pertama, kalah 2-5, 17 Februari.
Perjuangan dimulai ketika Manuel Locatelli mencetak gol lewat titik putih di akhir babak pertama yang membangkitkan gairah publik tuan rumah.
Namun, petaka datang tiga menit setelah babak kedua dimulai. Lloyd Kelly diusir keluar lapangan setelah menerima kartu merah yang kontroversial.
Bermain dengan 10 orang selama lebih dari satu jam seharusnya menjadi akhir bagi Juve, namun skuad asuhan Luciano Spalletti justru menunjukkan semangat juang yang luar biasa.
Federico Gatti berhasil mencetak gol di menit ke-70, disusul sundulan bertenaga dari Weston McKennie di menit ke-82 yang membuat Juve unggul 3-0 dan agregat menjadi imbang 5-5.
Stadion Allianz bergemuruh, keajaiban seolah sudah di depan mata. Sayangnya, bermain dengan kekurangan pemain di babak perpanjangan waktu sangat menguras fisik para pemain Juve. Di saat laga tampak akan berlanjut ke babak adu penalti, Galatasaray berhasil melancarkan serangan mematikan.
Dua gol tambahan di menit-menit akhir babak tambahan waktu memastikan Juventus tersingkir dengan agregat total 7-5. Gol pertama dicetak Victor Osimhen di menit 105+2, dan Baris Alper Yilmaz menit 119.
Sebuah kekalahan yang sangat menyakitkan mengingat perjuangan heroik mereka sepanjang 120 menit.
Dengan demikian, Italia hanya menyisakan Atalanta yang melangkah ke babak 16 Besar.
Real Madrid dan PSG Amankan Posisi
Di tempat lain, raksasa Spanyol Real Madrid berhasil menapakkan kaki di babak 16 besar meski tampil tanpa Kylian Mbappe yang dibekap cedera.
Sempat tertinggal lebih dulu oleh Benfica lewat gol Rafa Silva, Madrid langsung merespons dengan gol jarak jauh Aurelien Tchouameni dan gol penentu kemenangan dari Vinicius Junior. Mereka kini menunggu pemenang antara Manchester City atau Sporting CP di babak berikutnya.
Sementara itu, sang juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) juga berhasil lolos setelah melewati drama sembilan gol melawan Monaco. Kartu merah yang diterima pemain muda Monaco, Mamadou Coulibaly, menjadi titik balik pertandingan.
PSG yang sempat tertinggal berhasil membalikkan keadaan melalui gol kapten Marquinhos dan aksi gemilang Khvicha Kvaratskhelia, memastikan kemenangan agregat tipis 5-4.
Hasil Pertandingan Playoff Liga Champions 2025/26
| Tim 1 | Agregat | Tim 2 | Leg 1 | Leg 2 |
| Monaco | 4 – 5 | Paris Saint-Germain | 2 – 3 | 2 – 2 |
| Galatasaray | 7 – 5 | Juventus | 5 – 2 | 2 – 3 (a.e.t) |
| Benfica | 1 – 3 | Real Madrid | 0 – 1 | 1 – 2 |
| Borussia Dortmund | 3 – 4 | Atalanta | 2 – 0 | 1 – 4 |
| Qarabağ | 3 – 9 | Newcastle United | 1 – 6 | 2 – 3 |
| Club Brugge | 4 – 7 | Atlético Madrid | 3 – 3 | 1 – 4 |
| Bodø/Glimt | 5 – 2 | Inter Milan | 3 – 1 | 2 – 1 |
| Olympiacos | 0 – 2 | Bayer Leverkusen | 0 – 2 | 0 – 0 |



