Buntut “Tendangan Kungfu” Di Liga 4, Pemain Dipecat dan Dihukum Seumur Hidup
DIFANEWS.COM – Insiden memalukan yang mencoreng sepak bola nasional kembali terjadi. Peristiwa itu dilakukan pemain Klub Putra Jaya Pasuruan, dalam laga Liga 4 Jawa Timur, melawan Perseta Tulungagung, di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin (5/1).
Muhammad Hilmi Gimnastiar, pemain Putra Jaya Pasuruan melakukan ‘tendangan kungfu’ terhadap dada pemain Perseta, Firman Nugraha. Tindakan brutal Hilmi pun viral di media sosial dan menuai beragam kecaman.
Buntut dari aksi tidak sportif itu, Hilmi pun langsung dipecat oleh klub PS Putra Jaya Kabupaten Pasuruan. Surat pemecatan itu diunggahan di akun Instagram @ps.putrajaya, dengan surat keterangan bernomor PSPJ/02/05-01-2026.

“Kami memutuskan untuk melakukan. pemberhentian kerja kepada pemain kami yang bernama Muhammad Hilmi Gimnastiar”, tulis surat yang ditandatangani langsung oleh Ketua Harian PS Putra Jaya Sumurwaru, Gaung Andaka Ranggi P.
Tak hanya hukuman dari internal klub, Komite Disiplin PSSI Jawa Timur juga mengeluarkan keputusan terhadap aksi Hilmi. Komdis PSSI Jatim menilai pelanggaran Hilmi termasuk kategori pelanggaran berat dan menjatuhkan larangan beraktifitas sepak bola seumur hidup serta denda sebesar Rp 2.500.000.

“Menghukum, Muh. Hilmi Gimnastiar (NPG 23) dari Klub Putra Jaya Pasuruan dengan hukuman larangan beraktifitas sepak bola seumur hidup”, tulis Putusan Komite Disiplin PSSI Jawa Timur.
Klub Putra Jaya Pasuruan Klub juga secara terbuka telah menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, khususnya kepada Perseta Tulungagung dan pemain yang menjadi korban.
Sementara, Perseta Tulungagung sangat menyesalkan dan menyayangkan adanya insiden brutal tersebut. Pihak klub menilai ulah pemain PS Putra Jaya telah mencoreng prinsip fair play dalam pertandingan sepak bola.



