BeladiriSports

Ben Whittaker Sama Sekali Tak Takut David Benavidez, Sang Monster Meksiko

DIFANEWS.COM – Ben Whittaker yakin bahwa dirinya tidak lama lagi akan berhadapan dengan David Benavidez di puncak divisi kelas berat ringan.

Whittaker, dengan rekor 9-0-1 (6 KO), akan menghadapi Benjamin Gavazi dari Jerman untuk memperebutkan gelar Silver WBC. Kemenangan dalam laga itu kemungkinan besar akan mendongkrak posisinya ke lima besar badan tinju tersebut, dan selangkah lebih dekat menuju juara WBC saat ini, Benavidez.

Benavidez, petinju keturunan Meksiko-Amerika itu baru saja mempertahankan sabuk WBC-nya pada Sabtu lalu (22 November) melawan Anthony Yarde di Riyadh, Arab Saudi. Benavidez terlalu perkasa bagi Yarde, yang kesulitan menghadapi kekuatan dan tekanan sang juara. Wasit pun menghentikan kontes setelah tujuh ronde.

“Itu pertarungan yang bagus, salut untuk Anthony Yarde karena mau mengambil pertarungan itu, tapi kawan, itu ada sedikit pembantaian,” kata Whittaker kepada BoxingScene.

“Tapi seperti yang saya bilang, tidak banyak orang yang mau naik ke level itu dan meminta pertarungan semacam itu, salut untuk Yarde. Dia sudah melakukannya tiga kali melawan tiga lawan yang paling sulit, jadi Anda harus memberinya rasa hormat. Tapi saya pikir ada jurang pemisah yang besar di antara mereka.”

Sebelumnya, Yarde pernah menantang Sergey Kovalev dan kemudian Artur Beterbiev. Yarde kalah KO ronde 11 dari Kovalev dan kemudian kalah angka split dari Beterbiev.

Whittaker sendiri merupakan salah satu bintang Inggris – dan mungkin salah satu yang paling cepat berkembang dalam olahraga ini.

Setelah Benavidez menghajar Yarde, dan penampilan Joshua Buatsi yang kurang memuaskan melawan Zach Parker bulan lalu, Whittaker bisa dianggap sebagai favorit jika dia dipertemukan dengan Buatsi,  rival domestiknya.

“Mungkin, mungkin saja, bisa jadi pertarungan penyerahan obor, semacam itu,” jawabnya soal kemungkinan duel lawan Buatsi.

“Saya 28 tahun, saya rasa dia sekitar 34 tahun, jadi siapa tahu berapa banyak pertarungan yang tersisa baginya, tetapi jika timeline kami sejalan, saya pikir itu akan menjadi pertarungan yang bagus untuk dilakukan.”

Usia Buatsi saat ini adalah 32 tahun.

Whittaker jarang kehilangan kepercayaan diri ketika berbicara tentang pertarungan melawan nama-nama besar di kelas ini, dan hal itu berlanjut ketika pembicaraan beralih ke Benavidez, yang terus ia dekati melalui jalur WBC.

“Tidak jauh sama sekali, secara keterampilan saya sudah ada di sana sekarang, tetapi pengalamanlah yang saya butuhkan,” lanjut Whittaker soal duel lawan Benavidez yang juga berusia 28.

“Tapi saya sudah mengatakannya di wawancara orang lain, di wawancara [Carl] Froch, [Benavidez] bahkan menyebut nama saya.”

“Dia [ditanya], Apa pertarungan impian yang Anda inginkan?’ Dan dia berkata, ‘Ben Whittaker di Wembley,’ jadi jika seorang juara menyebut nama Anda, itu menunjukkan Anda melakukan sesuatu yang benar. Bahkan dia bilang, ‘Dia punya keterampilan, dia hanya butuh pengalaman,’ dan itulah yang ingin saya lakukan, mendapatkan pengalaman itu.”

Belum ada yang menemukan jawaban untuk tekanan intens petinju keturunan Meksiko-Amerika ini, bahkan juara kelas menengah super yang saat itu tak terbantahkan, Saul “Canelo” Alvarez, dituduh menghindari Benavidez berkali-kali.

Namun, Whittaker, peraih medali perak Olimpiade 2020, sangat percaya diri dan yakin gaya Benavidez bukanlah hal baru baginya.***

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button