BeladiriSports

Abass Baraou Bangkit dari Kekalahan, Rebut Sabuk WBO Intercontinental Super Welterweight di San Diego

DIFANEWS.COM – Abass Baraou sukses merebut gelar kelas menengah junior WBO Intercontinental setelah menang angka mayoritas atas Diego Santilan di Frontwave Arena, San Diego, Jumat (11/9) malam waktu setempat

Bertarung pada partai utama dalam siaran langsung “Championship Series” kedua ProBox TV, Baraou (18-2, 9 KO) asal Berlin, Jerman, tampil terlalu perkasa, terlalu kuat, dan menerapkan tekanan luar biasa sehingga Santillan (35-2, 18 KO) yang bertubuh lebih kecil dan mengandalkan kelincahan tidak mampu menemukan celah untuk menang.

Sebagai petinju yang mengandalkan momentum, Santillan sempat menemukan ritmenya di ronde ketiga dengan mendaratkan beberapa pukulan berkualitas saat mulai maju menyerang. Namun, Baraou meresponsnya lewat pukulan balasan kanan yang tajam untuk membalikkan kendali pertarungan di akhir ronde.

Santillan yang bertinju dengan gaya kidal bangkit di ronde kelima, membakar semangat pendukung tuan rumah dengan mengurung Baraou di tali ring dan melancarkan rentetan pukulan bertenaga ke arah kepala dan badan.

Pada ronde keenam, Santillan justru melepaskan momentum yang baru saja dibangunya. Ia membiarkan Baraou kembali mengambil inisiatif serangan dan mendesaknya di sekeliling ring. Baraou mengawali dan mengakhiri setiap bentrok pukulan.

“El Gallo De Oro” Santillan sempat meraih momentum lewat kombinasi pukulan dua tangan di ronde ketujuh, tetapi hal itu tidak cukup untuk merebut keunggulan dari Baraou yang tampil gigih.

Baraou menutup pertarungan dengan terus mendekati Santillan, mengejeknya sambil melepaskan pukulan dua tangan beruntun terpanjang sepanjang laga ke arah petinju asal California yang sudah kehabisan stamina tersebut.

Tiga juri memberikan penilaian 95-95 untuk Santillan, sementara dua juri lain memberi nilai 97-93 dan 96-94 untuk keunggulan Baraou.

Kemenangan ini mengembalikan Baraou ke jalur positif pada laga perdananya sejak kehilangan gelar menengah ringan WBA dalam duel duel unifikasi WBO/WBA melawan Xander Zayas pada akhir Januari tahun ini.

Hasil ini sekaligus menggagalkan ambisi Santillan untuk meraih kemenangan keempat berturut-turut sejak kalah TKO dari Brian Norman Jnr dalam perebutan gelar interim kelas welter WBO pada Mei 2024.

Hasil Laga Pendamping

Dalam partai pendamping kelas ringan yunior 10 ronde, mantan juara dunia kelas bulu IBF Luis Alberto Lopez menandai debut manisnya di bawah bendera ProBox Promotions dengan menghujani veteran Daniel Lugo lewat pukulan tanpa ampun hingga menjatuhkan dan menghentikannya di ronde ketiga.

Lopez (33-3, 20 KO) asal Baja California, Meksiko — yang berada di peringkat 6 WBO dan 13 IBF — baru bertarung total empat ronde sejak kehilangan gelar IBF dari Angelo Leo pada Agustus 2024. Kendati demikian, ia tampil tajam dan menunjukkan kelasnya di atas rekan senegaranya, Lugo (28-5-1, 19 KO) asal Sonora, Meksiko.

“Saya sangat antusias untuk kembali ke ring,” tutur Lopez usai laga. “Saya mencoba mencari juara dunia (untuk dihadapi di laga ini), namun sayangnya tidak ada yang bersedia. Tapi, saya senang bisa bertanding di sini malam ini. Saya ingin berterima kasih kepada seluruh penggemar. Saya tahu tidak mudah untuk menyeberangi perbatasan, tetapi saya berjanji akan menjadi juara lagi.”

Partai Tambahan Lainnya

Dalam pertarungan terbuka khas ProBoxTV, prospek tak terkalahkan kelas ringan yunior Dominic Valle memenangi laga sengit penuh aksi melawan Francois Scarboro Jnr dengan angka mutlak 10 ronde.

Scarboro Jnr (14-1, 9 KO) asal Cheverly, Maryland, langsung tampil menekan sejak awal dan membuat pelipis kanan Valle (14-0, 7 KO) asal Lutz, Florida, mengalami luka robek sebelum ronde pertama berjalan separuh.

Kedua prospek memiliki momennya masing-masing pada ronde kedua dan ketiga yang berlangsung sangat ketat.

Ronde terakhir menyajikan aksi seru yang sama: Scarboro Jnr tampil menekan secara liar pada menit pertama, Valle memanfaatkan kondisi lawannya yang kehabisan napas di menit kedua, dilanjutkan dengan baku hantam hebat hingga peluit akhir.

Pada akhirnya, ketiga juri secara mutlak memenangkan gaya bertarung Valle yang lebih terampil dengan skor 96-94, 98-92, dan 98-92.

Pada partai pembuka, petinju kelas menengah Hebert Conceicao Sousa meraih kemenangan TKO ronde 8 atas Jose De Jesus Adame Chio.

Sousa (12-0, 6 KO) asal Salvador, Bahia, Brasil — yang memiliki tinggi 185 cm dan menduduki peringkat 9 WBO (di kelas menengah super) — unggul jauh secara postur atas Adame Chio (15-1-1, 7 KO) asal Mexicali, Meksiko, yang bergelar tinggi 165 cm.

Tim medis ring sempat memeriksa luka pendarahan di mata kanan Adame Chio pada awal ronde kedelapan. Tak lama kemudian, left hook keras ke arah badan kembali menjatuhkan Adame Chio ke kanvas.

Sousa tak menyia-nyiakan kesempatan dan terus menghujani Adame Chio dengan kedua tangannya hingga wasit Ray Corona menghentikan pertarungan pada menit 1:46 ronde kedelapan.

Pada laga kedua sekaligus penutup dari sesi “Future Stars”, petinju kelas welter yunior tuan rumah Daniel Morales (10-0, 6 KO) menjaga rekor tak terkalahkannya lewat kemenangan KO ronde kedua atas Lorenzo Vazquez Avalos (4-2, 4 KO) asal Fontana, California.

Pada laga pembuka yang ditayangkan di televisi, prospek kelas ringan yunior berusia 18 tahun dari Top Rank, Julian “El Naturel” Montalvo (8-0, 6 KO) asal Las Vegas, mempertahankan rekor bersihnya usai menghentikan Anthony Cruz Herrera (4-2) asal Eugene, Oregon, di ronde kelima.***

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + 1 =

Back to top button