AI News

Tingkatkan Kamseltibcarlantas, Polda Sumsel Kaji Tata Kelola Lalu Lintas

PALEMBANG, DIFANEWS — Persoalan lalu lintas di Sumatera Selatan tidak lagi cukup dihadapi dengan penindakan di jalan. Polda Sumsel bersama Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri mulai mengkaji tata kelola lalu lintas secara lebih menyeluruh dengan menempatkan teknologi, data, edukasi, dan keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dari solusi.

Kajian tersebut dilakukan melalui penelitian tata kelola lalu lintas terpadu yang berlangsung di Aula Prastisara Wirya Ditlantas Polda Sumsel, Senin (14/9/2026).

Penelitian ini diarahkan untuk memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus memastikan pelayanan kepolisian mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan dibuka Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel AKBP Mayestika Hidayat, S.I.K., M.H., bersama Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol. Saefudin Mohammad, S.I.K., selaku Kabidgasopsnal Puslitbang Polri.

Turut hadir Peneliti Ahli Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Triyono, S.Sos., M.A., Kaurmin Bidgasopsnal Pembina Dwi Irawati, S.S., serta Pama Bidgasopsnal Ipda Ajeng Hananingrum.

Dalam penelitian tersebut, tim Puslitbang Polri tidak hanya mengandalkan perspektif internal kepolisian. Data faktual dikumpulkan untuk mengetahui persepsi publik, mengevaluasi penerapan teknologi pengawasan lalu lintas seperti Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), sekaligus mengukur efektivitas edukasi tertib berlalu lintas.

Koordinasi antara kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan juga menjadi bagian yang dikaji, terutama dalam kaitannya dengan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Rangkaian penelitian diawali dengan penyampaian arahan kebijakan, penyerahan instrumen penelitian, pengisian kuesioner oleh responden, hingga diskusi terpumpun yang melibatkan jajaran Ditlantas, Ditbinmas, Ditsamapta dan unsur terkait lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta membahas berbagai persoalan lalu lintas yang berkembang di Sumatera Selatan, mulai dari tingkat kepatuhan masyarakat, efektivitas penegakan hukum, hingga pemanfaatan teknologi dalam pengawasan dan pelayanan lalu lintas.

Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol. Saefudin Mohammad mengatakan, penelitian tersebut diharapkan dapat menghasilkan gambaran objektif mengenai kondisi tata kelola lalu lintas di wilayah Sumsel. Data yang diperoleh nantinya menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi untuk meningkatkan pelayanan kepolisian.

Menurutnya, tata kelola lalu lintas membutuhkan pendekatan yang terintegrasi. Penanganan persoalan di jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah, pemangku kepentingan terkait, serta partisipasi aktif masyarakat.

Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu perhatian utama dalam penelitian. Kehadiran ETLE dinilai dapat mendukung penegakan hukum lalu lintas yang lebih transparan dan berbasis data. Namun, penerapannya tetap perlu diiringi sosialisasi dan edukasi agar masyarakat memahami tujuan serta mekanisme sistem tersebut.

Selain aspek penindakan, edukasi keselamatan berlalu lintas juga menjadi bagian penting yang dievaluasi. Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama kepada kelompok masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.

Melalui penelitian ini, Puslitbang Polri dan Polda Sumsel berharap dapat menemukan langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola lalu lintas secara menyeluruh.

Hasil penelitian nantinya diharapkan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan pendekatan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor, upaya menciptakan lalu lintas yang aman, tertib dan lancar di Sumatera Selatan diharapkan tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga pada pencegahan, edukasi, inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. (ril)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 2 =

Back to top button