Idola

Greysia/Apriyani Kantongi Bonus Rp5 Miliar Berkat Sukses di Tokyo 2020

Untuk peraih medali emas, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan memberi bonus berupa uang tunai sebesar Rp 5 miliar. Bonus atlet yang berhasil meraih medali perak akan diberikan uang tunai sebesar Rp2 miliar, dan medali perunggu sebesar Rp1 miliar.

JAKARTA, DIFANEWS.COM — Indonesia mempersiapkan dana Rp15 miliar sebagai bonus medali yang diperoleh para atlet di Olimpiade Tokyo 2020 yang akan berakhir, Minggu (8/8). Indonesia membawa pulang 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

Medali perunggu direbut Anthony Sinisuka Ginting dari bulutangkis nomor tunggal putra, sekaligus jadi medali terakhir yang bisa dibawa pulang Kontingen Indonesia. Sementara angkat besi merebut 1 perak dan 2 perunggu.

Untuk peraih medali emas, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan memberi bonus berupa uang tunai sebesar Rp 5 miliar. Bonus atlet yang berhasil meraih medali perak akan diberikan uang tunai sebesar Rp2 miliar, dan medali perunggu sebesar Rp1 miliar.

Para atlet, khususnya peraih medali, terutama emas, juga akan menerima guyuran bonus dari instansi non-pemerintah atau pribadi-pribadi yang ingin mengucapkan terima kasih atas jerih payah mereka mengibarkan bendera Merah Putih di Tokyo.

Berikut daftar negara yang sudah menyatakan kesiapan bonusnya bagi para atlet peraih medali di Tokyo 2020.

Negara Emas Perak Perunggu
Singapura 10,570m 5,292m 2,638m
Kazakhstan 3,585m 2,151m 1,075m
Indonesia 5m 2m 1m
Malaysia 3,385m 1,018m 344,254jt
Italia 3,055m 1,534m 1,018m
Filipina 2,868m 1,419m 573,637jt
Hungaria 2,409m 1,806m 1,376m
Brasil 702,698jt 415,882jt 286,815jt
Jepang 645,359jt 258,143jt 129,083jt
AS 537,847jt 322,708jt 215,139jt
Afrika Selatan 530,172jt 272,528jt 100,405jt
Kanada 229,510jt 172,131jt 114,754jt
Australia 215,164jt 157,787jt 100,410jt

 

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker