Herman Deru Paparkan Program 100.000 Sultan Muda di Hadapan Tim Asesor TPAKD Award 2026

PALEMBANG, DIFANEWS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengikuti Penilaian Akhir (Virtual Assessment) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award 2026 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Dalam Negeri, secara virtual.
Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru memaparkan program unggulan 100.000 Sultan Muda sebagai inovasi strategis Pemerintah Provinsi Sumsel dalam memperluas akses keuangan sekaligus mencetak generasi muda yang berjiwa wirausaha.
“Program unggulan 100.000 Sultan Muda merupakan gerakan strategis yang terbukti mampu mencetak wirausahawan muda yang tangguh, berdaya saing global, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Program ini juga telah resmi masuk dalam RKPD Provinsi Sumsel Tahun 2026 beserta regulasi pendukung lainnya,” ujar Herman Deru.
Ia mengungkapkan, antusiasme generasi muda terhadap program tersebut sangat tinggi. Hingga saat ini, sebanyak 10.951 anak muda telah resmi terdaftar sebagai anggota Sultan Muda Sumsel.
Tak hanya itu, dukungan pembiayaan bagi para pelaku usaha muda juga terus meningkat dengan nilai yang telah mendekati Rp1 triliun, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di Sumatera Selatan.
Untuk mendukung keberlanjutan program, Pemprov Sumsel membentuk Sultan Muda Center sebagai wadah kolaborasi, pendampingan, coaching, hingga fasilitasi akses keuangan bagi para peserta. Dalam kurun waktu 1,5 tahun terakhir, Sultan Muda Center telah mendukung 182 kegiatan dan meluncurkan Kartu Anggota Sultan Muda sebagai identitas resmi para anggotanya.
Herman Deru menegaskan, keberadaan Sultan Muda dan percepatan akses keuangan telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Salah satunya tercermin dari penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sumatera Selatan menjadi 3,59 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Tim Asesor TPAKD Award 2026, Guru Besar Universitas Brawijaya, Prof. Candra Fajri Ananda.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja Tim TPAKD Sumsel. Inisiatif hilirisasi perkebunan dan pembentukan Sultan Muda ini sangat menarik. Selain menjaga stabilitas ekonomi dari fluktuasi harga komoditas, gerakan ini juga menciptakan potensi basis pajak baru yang kuat bagi daerah,” ujar Prof. Candra.
Kegiatan virtual assessment tersebut turut dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang mendukung pelaksanaan program percepatan akses keuangan daerah. (ril)



